Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penjual Jamu Ditemukan Meninggal di Kiosnya, Tak Ada Tanda Kekerasan

Gregorius Bramantyo • Selasa, 24 Oktober 2023 | 23:38 WIB
EVALUASI: Penjual jamu meninggal dunia di tempat usahanya di Jalan Wonosari KM 6 Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Jomblangan, Banguntapan, Bantul. (Dok Polsek Banguntapan)
EVALUASI: Penjual jamu meninggal dunia di tempat usahanya di Jalan Wonosari KM 6 Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Jomblangan, Banguntapan, Bantul. (Dok Polsek Banguntapan)

BANTUL - Seorang penjual jamu bernama Jhonisman, 58, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tergeletak di tempat usahanya di Jalan Wonosari KM 6 Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Jomblangan, Banguntapan, Bantul.

Warga Kalurahan Sumberadi, Mlati, Sleman, itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di lantai di Kios Jamu Tablet Prolinu miliknya.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, kejadian itu baru diketahui oleh penjual ubi cilembu yakni Muhammad Mustofa, 51, Senin sore (23/10). Dia berjualan di sebelah barat kios jamu milik korban.

Sebelumnya, sekitar pukul 10.00, Mustofa memanggil-manggil korban dari luar kios jamu. Namun tidak ada tanggapan dari korban.

"Pintu rolling door kios yang biasanya digunakan oleh korban untuk berjualan jamu masih dalam keadaan tertutup," katanya, Selasa (24/10).

Mustofa sempat menaruh rasa curiga lantaran korban tidak melakukan aktivitas seperti biasa. Yakni, berjualan dengan membuka kios jamu. Kemudian, ia kembali mencoba memanggil korban pada pukul 17.00.

Namun, upaya tersebut tidak berbuah hasil. Sehingga ia kemudian mengecek beberapa tempat, termasuk kamar mandi belakang.

Upaya itu juga tidak berbuah hasil. Rasa curiga Mustofa semakin menguat saat ia melihat sepeda motor yang biasa digunakan korban terlihat di dalam kios.

Mengetahui hal itu, Mustofa langsung berupaya memberitahu kepada rekannya yang berprofesi sebagai petugas parkir untuk bersama-sama mengecek ke dalam kios korban.

Mustofa bersama rekannya, Andam Sujadi, masuk ke dalam kios korban. Keduanya mendapati korban dengan kondisi sudah meninggal dunia dan tergeletak di lantai.

"Melihat kejadian tersebut, dua orang itu kemudian menghubungi Polsek Banguntapan guna melaporkan kejadian tersebut," ujar Jeffry.

Dari hasil pengecekan lokasi kejadian, Jeffry mengatakan bahwa korban sudah tergeletak di lantai dan kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan dari warga sekitar dan pihak keluarga, Jeffry menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. "Korban meninggal diduga karena sakit," ungkap Jeffry.

Kemudian berdasarkan keterangan dari anak korban, didapati informasi bahwa semalam anaknya mendatangi kios milik korban. Di mana korban saat itu bercerita bahwa sedang sakit asam lambung, darah tinggi, batuk, dan pusing.

Atas kejadian itu, jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga ke RS Wirosaban Kota Jogja. Selanjutnya dibawa rumah duka menggunakan ambulans.

"Pihak keluarga sudah menerima musibah tersebut dan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun," tandas Jeffry. (tyo)

Editor : Amin Surachmad
#penjual jamu #polres bantul