BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mengimbau masyarakat untuk waspada terkait bencana alam yang terjadi di saat musim pancaroba
Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten Bantul, Antoni Hutagaol mengatakan, bencana alam yang mungkin terjadi saat musim pancaroba adalah angin kencang hingga gelombang tinggi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY musim pancaroba atau peralihan dari musim panas ke musim penghujan akan berlangsung pada November 2023.
Meski begitu, Antoni menyebut bahwa beberapa waktu terakhir sudah mulai terjadi bencana alam. Yakni, angin kencang yang terjadi di sejumlah tempat.
"Salah satu di antaranya terjadi di wilayah Kalurahan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul pada Kamis (21/9) lalu," katanya saat dihubungi, Minggu (22/10).
Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama bergerak melakukan pengecekan. Terhadap kondisi lingkungan masing-masing di sekitar tempat tinggal masyarakat.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lupa mengecek kondisi pohon yang mungkin berpotensi roboh karena musim pancaroba berlangsung. "Karena pohon itu rawan tumbang apabila sudah rapuh dan terkena angin kencang," ucapnya.
Kemudian, Antoni juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan atau tempat tinggalnya. Apabila ada kerusakan pada bangunan atau tempat tinggalnya, masyarakat diminta segera membenahinya.
"Jangan sampai ketika musim pancaroba tiba, kondisi bangunan yang rusak tambah parah," ujarnya.
Tidak hanya itu saja, Antoni juga memberikan himbauan kepada para nelayan yang sedang melaut. Juga kepada wisatawan sedang berlibur di pesisir pantai selatan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap gelombang tinggi.
"Jangan lupa mengindahkan arahan dari petugas yang berada di sejumlah lokasi tersebut," pesannya.
Meski begitu, Antoni meminta masyarakat untuk tidak perlu panik menghadapi musim pancaroba yang akan tiba beberapa waktu ke depan.
Hal terpenting adalah sedini mungkin masyarakat bisa melakukan antisipasi bencana yang diprediksi akan terjadi. (tyo)
Editor : Amin Surachmad