RADAR JOGJA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIJ curhat ke Kapolda DIJ Irjen Pol Suwondo Nainggolan. Kegiatan itu dilakukan pada Jumat (6/10) lalu di Jogja Expo Center (JEC), Bantul. Perbincangan turut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Sekretariat Kadin DIJ Roby Kusuma serta pejabat utama Polda DIJ.
Dalam agenda curhat tersebut, Kadin mengeluhkan perihal tambang ilegal di Bantul dan Kulon Progo. Curhatan itu dijawab langsung oleh Suwondo. “Untuk permasalahan itu pelakunya telah kami tangkap dan selanjutnya kami akan bekerjasama dengan pemda untuk menindaklanjutinya,” ucapnya.
Tak hanya itu, dia juga menjawab pertanyaan mengenai mural geng sekolah yang membuat resah masyarakat akan coretan tanpa izin di bangunan penduduk. Suwondo menilai persoalan itu bisa diselesaikan dengan di cat kembali. Oleh karena itu, masyarakat diminta jangan panik. "Ke depan kami akan hadir untuk menghilangkan trend tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Nugroho Arianto menambahkan, Kapolda DIJ menganggap masyarakat Jogja sebagai pemilik saham kepolisian. Oleh karena itu, menurutnya, wajib untuk mengoreksi atas tugas pelayanan yang diberikan oleh Polri.
Sedangkan, Roby menyampaikan, Kadin dapat bersahabat baik dengan kepolisian, dan bisa dioptimalkan ke semua sektor. “Keakraban kita didorong untuk menjadi lebih baik untuk kemajuan perindustrian tenaga kerja terutama di Jogjakarta,” jelasnya. (rul/pra)
Editor : Satria Pradika