BANTUL - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung memberikan peringatan gelombang tinggi 2,5 sampai 4 meter. BMKG memprakirakan tinggi gelombang itu masuk kategori tinggi dan berpotensi terjadi di laut selatan Daerah Istimewa Jogjakarta.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Deas Achmad Rivai mengatakan, gelombang tinggi tersebut diperkirakan berlangsung di beberapa titik. Salah satu di antaranya yakni di Perairan Selatan dan Samudera Hindia Selatan Yogyakarta selama Jumat (8/9) dan Sabtu (9/9).
Baca Juga: Jogja Adem Lur, BMKG Catat Suhu Terendah Capai 18,4 Derajat Celcius
Menurutnya, potensi terjadinya gelombang tinggi tersebut dipengaruhi oleh pola angin yang dominan bergerak dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 2 hingga 20 knot.
Ia menambahkan, angin yang cenderung bergerak searah dengan kecepatan tinggi dapat memicu terjadinya peningkatan tinggi gelombang.
"Selain itu, sekarang masih berlangsung musim angin timuran, sehingga gelombang tinggi masih berpotensi terjadi," ujarnya, Jumat (8/9).