RADAR JOGJA - Kasus pencurian hewan ternak di Kabupaten Bantul tergolong cukup marak. Hingga akhir bulan Juli ini tercatat sudah ada belasan hewan yang menjadi sasaran pencuri. Paling banyak hewan yang menjadi sasaran ada pada jenis kambing dan burung murai batu.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, pencurian hewan ternak berupa seekor kambing terjadi di wilayah Padukuhan Gronco, Girirejo, Imogiri, pada Rabu (26/7). Akibat kejadian itu, korban bernama Waliman,61 mengalami kerugian sebesar Rp. 5 juta karena kehilangan seekor kambing jantan jenis gembel.
"Peristiwa pencurian pertama kali diketahui korban sekitar pukul 06.00 dan kini sedang dalam penyelidikan petugas Polsek Imogiri," ujar Jeffry dalam keterangannya, Jumat (28/7).
Jeffry menyebut, kasus pencurian ternak memang cukup marak di Bantul. Bahkan, selama bulan Juni lalu tercatat ada empat ekor kambing dan 13 burung murai batu yang menjadi sasaran pencuri. Kasus pencurian dua kambing di bulan lalu menimpa Ircham Mustaqim, 29, warga Padukuhan Sewon, Timbulharjo, Sewon, pada Minggu (18/6). Korban menderita kerugian sebesar Rp 6 juta.
Kejahatan pencurian juga menimpa Boby Prabowo, 24, warga Padukuhan Ngoto, Bangunharjo, Sewon, pada Minggu (25/6) lalu. Dari kejadian tersebut korban menderita kerugian sebesar Rp 6,1 juta akibat kehilangan dua ekor kambing.
Tak hanya kambing, Jeffry menyatakan, para pencuri juga mengincar burung yang memiliki harga pasaran tinggi. Seperti kasus pencurian yang menimpa Antana, 39, warga Padukuhan Bakal, Argodadi, Sedayu. Akibat kehilangan 13 burung murai batu pada Kamis (8/6) lalu, korban menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.
"Kerugiannya mencapai Rp 150 juta," beber Jeffry. (inu)
Editor : Amin Surachmad