Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cuaca Buruk, Nelayan Pilih Libur Melaut

Editor Content • Kamis, 5 Januari 2023 - 16:17 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir ini memaksa para nelayan di Pantai Depok, Kretek, Bantul libur melaut. Hal tersebut berdampak pada langkanya stok dan meroketnya harga ikan.

 

Ketua Koperasi Mina Bahari 45 Pantai Depok Sutarlan mengatakan, para nelayan di Pantai Depok sudah libur melaut sejak libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Kapal-kapal yang biasa digunakan untuk mencari ikan, pun hanya ditambatkan di tepi pantai.

 

Sutarlan menyebut, tidak beraninya para nelayan untuk melaut karena kondisi gelombang tinggi dan angin kencang dampak cuaca buruk. Bahkan kondisi seperti itu juga diprediksi terus terjadi hingga dua bulan kedepan seiring dengan puncak musim hujan."Sejak nataru sampai hari ini (kemarin, Red) tidak ada nelayan yang berani melaut," ujar Sutarlan kepada wartawan, kemarin (4/1).

 

Dengan tidak adanya aktivitas penangkapan ikan, menurut Sutarlan, hal itu sangat berpengaruh pada minimnya pasokan ikan kepada para pedagang. Hal itu berdampak pada minimnya stok ikan laut konsumsi di Bantul dan membuat harganya meningkat.

 

Semakin tingginya harga ikan laut juga diperparah dengan tidak adanya pasokan ikan dari nelayan dari wilayah lain. Seperti Cilacap dan pantai utara Jawa. Penyebabnya sama, yakni kondisi cuaca yang tidak mendukung untuk aktivitas penangkapan ikan.

 

"Contohnya seperti ikan cakalang, biasanya dijual Rp25 ribu per kilogram saat ini melonjak sampai Rp40 ribu per kilogram. Untuk kepiting bahkan naik ratusan persen karena sama sekali tidak ada pasokan," beber Sutarlan.

 

Kondisi cuaca yang tidak mendukung untuk aktivitas penangkapan ikan dibenarkan oleh Sapon. Nelayan Pantai Samas itu mengakui gelombang dan angin laut pantai selatan cukup ganas saat ini. Sehingga para nelayan pun banyak yang takut untuk melaut.

 

"Saat ini kami hanya bisa mencari ikan laut dengan jaring eret dari tepian pantai yang hasilnya tak menentu. Sulit menebar jaring dari tepi pantai ke tengah laut karena kondisi gelombang tinggi disertai angin," keluhnya. (inu/eno)

  Editor : Editor Content
#pantai depok