Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buka Jalur Terminal Ngabean – Palbapang

Editor Content • Jumat, 4 November 2022 | 15:25 WIB
Suasana saat peresmian jalur Trans Jogja Ngabean - Palbapang di Terminal Palbapang, Bantul pada Kamis (3/11).(DOKUMENTASI HUMAS PEMKAB BANTUL)
Suasana saat peresmian jalur Trans Jogja Ngabean - Palbapang di Terminal Palbapang, Bantul pada Kamis (3/11).(DOKUMENTASI HUMAS PEMKAB BANTUL)
RADAR JOGJA - Trans Jogja kini telah menghubungkan Kota Jogja dengan kabupaten Bantul. Dari Terminal Palbapang ke Terminal Ngabean. Begitupun sebaliknya. Jalur baru itu diresmikan kemarin (3/11).

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, masyarakat Bantul patut bersyukur atas tersedianya jalur baru Trans Jogja tersebut. Sebab untuk saat ini masyarakat telah memiliki alternatif angkutan umum yang lebih nyaman dan tarifnya terjangkau. Terlebih lagi untuk pelajar yang tarifnya hanya Rp 60 per orang. Kemudian tarif berlangganan reguler sebesar Rp 2.700, lalu untuk bayar tunai Rp 3.600 per orang.

“Dengan tarif yang sangat murah itu masyarakat bisa beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum,” jelas Halim usai peresmian. Jalur baru Trans Jogja melewati sepanjang ruas Jalan Bantul, hingga Terminal Palbapang. Totalnya ada lebih dari 20 titik pemberhentian.

Halte-halte angkutan umum itu juga dekat dengan pusat-pusat keramaian, sekolah, dan perkantoran. Seperti di antaranya Pasar Niten, SMP N 2 Bantul, Pasar Bantul, Tugu Adipura, Stasiun Palbapang, dan SMA N 1 Bantul.

Halim pun berharap kedepan Trans Jogja tak hanya sebatas memberikan jalur dari Palbapang - Ngabean (Malioboro) saja. Namun juga dari Imogiri ke Malioboro. Karena Imogiri yang terletak di wilayah Bantul timur itu memiliki kawasan budaya sejarah Kerajaan Mataram, Pleret, hingga Kotagede.
"Hari ini Bantul semakin banyak alternatif dan semakin meriah karena wisatawan bakal memilih alternatif angkutan yang lebih nyaman dan sangat terjangkau,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Suharto menyampaikan, tersedianya jalur baru Trans Jogja itu juga sebagai upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Khususnya terhadap fasilitas pelayanan angkutan umum.

Lebih dari itu, Suharto menyebut bahwa dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan kabupaten/kota dalam hal angkutan umum itu juga turut membuktikan bahwa fasiltas transportasi umum tidak terbatas wilayah. Serta menegaskan kembali adanya sejarah aksesibilitas angkutan umum antara Kota Jogja dengan Bantul.

"Adanya angkutan umum ini setidaknya memberi keringanan kepada masyarakat karena tarif sangat murah dan terintegrasi dengan jalur lain," bebernya. (inu/bah) Editor : Editor Content