Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalan Bukit Bintang Longsor, Alternatif Lewat Klaten dan Panggang - Siluk

Editor News • Senin, 31 Oktober 2022 | 23:35 WIB
BUKA TUTUP : Personil Satlantas Polres Bantul melakukan rekayasa jalan kawasan Bukit Bintang akibat longsor, Senin (31/10). (SATLANTAS POLRES BANTUL for RADAR JOGJA)
BUKA TUTUP : Personil Satlantas Polres Bantul melakukan rekayasa jalan kawasan Bukit Bintang akibat longsor, Senin (31/10). (SATLANTAS POLRES BANTUL for RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Satlantas Polres Bantul menyiapkan dua jalur alternatif pasca longsornya jalan Bukit Bintang. Pilihan pertama melalui Klaten Jawa Tengah untuk kendaraan berat. Sementara untuk kendaraan pribadi melalui jalur Dlingo-Panggang.

Kasatlantas Polres Bantul Iptu Fikri Kurniawan menuturkan kondisi jalan Bukit Bintang masih rawan. Ini karena longsoran masih menganga di jalur utama akses Jogjakarta dan Wonosari. Alhasil pihaknya menerapkan skema buka tutup sebagai antisipasi.

“Jalur alternatif bisa melewati jalur Sambeng menuju Cawas melewati Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Jalur ini direkomendasikan untuk kendaraan dengan muatan lebih dari 30 ton,” jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (31/10).

Jalur alternatif kedua diperuntukkan kendaraan pribadi. Jalurnya melalui jalur Getas Playen menuju Dlingo dan jalur Panggang Siluk. Dua jalur tersebut tembus di wilayah Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.

"Sebenernya dua jalur ini tetap bisa untuk semua kendaraan. Memang diperuntukan bagi kendaraan roda dua dan empat jenis mobil pribadi," katanya.

Khusus untuk kendaraan bus pariwisata dan truk muatan tetap melaju melalui jalan Jogja-Wonosari. Melalui jalan Bukit Bintang dengan skema buka tutup. Dengan pertimbangan efisiensi dan menghindari penumpukan di dua jalur alternatif.

Hanya saja ada pertimbangan khusus. Kendaraan yang melintas di jalur reguler ini harus memiliki berat dibawba 30 ton. Agar tak menjadi beban dan tetap aman melintasi Bukit Bintang.

“Sementara itu bus pariwisata dan truk muatan di bawah 30 ton tetap diarahkan melewati jalur utama Jogja-Wonosari. Nantinya masih akan diterapkan sistem buka-tutup,” ujarnya.

Longsor terjadi di jalur utama Jogja – Wonosari yang berada di wilayah Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Sabtu malam (29/10). Akibatnya, jalan hanya dapat dilalui dengan buka tutup dari kedua arah, yakni arah Jogja maupun arah Wonosari.

Peristiwa longsor ini membuat arus lalu lintas dari Jogjakarta dan Wonosari tersendat. Diduga penyebabnya adalah retakan pada sisi jalan. Sehingga memgakibatkan seperempat badan jalan terputus.

“Dimohon kepada masyarakat khususnya pengendara untuk lebih berhati-hati. Apalagi bila melewati jalur yang rawan longsor. Dan tingkatkan juga konsentrasi dalam berkendara guna keselamatan Bersama,” katanya. (Dwi) Editor : Editor News
#Iptu Fikri Kurniawan #Bukit bintang longsor #jalur alternatif Jogja Wonosari #satlantas polres Bantul