Komitmen ini sebagai tindak lanjut program kerja Suharsono yang pernah ditawarkan pada pemilihan bupati 2015 lalu.
"Pemkab Bantul menargetkan wilayah Bantul bebas sampah pada 2019," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bantul, Masharun kepada Radar Jogja Online di kantornya.
Namun demikian, untuk mewujudkan keinginan tersebut Pemkab Bantul telah menyiapkan sejumlah langkah jitu. Antara lain, tim pokja Bantul bersih, membentuk tim pemburu sampah yang akan dimotori BLH Bantul dan mewajibkan pemerintah desa (Pemdes) untuk membentuk tim pemburu sampah dengan melibatkan masyarakat setempat.
"BLH akan bersinergi dengan instansi lain seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Kecematan, dan Pemerintah Desa se-Bantul," tambah pria asal Jawa Timur ini.
Khusus untuk tim BLH, mereka akan memungut sampah yang ada di jalan provinsi dan jalan kabupaten. Sementara perburuan sampah di objek wisata Pantai Selatan akan melibatkan Dinas Pariwisata dan pembersihan di sungai akan melibatkan instansi terkait dengan melibatkan warga setempat.
"Pada Jumat 17 Februari kami akan menggelar gopyok sampah di Pantai Goa Cemara. Acara ini akan diikuti Bupati Bantul, Wakil Bupati Bantul, Sekda, pejabat UPD/SKPD, dan masyarakat," terang mantan Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Non-Formal ini. (mar/dem) Editor : Editor News