RADAR JOGJA - Taman Sari Yogyakarta adalah salah satu destinasi yang cukup banyak dikunjungi wisatawan, karena tempat ini memiliki gaya dengan corak arsitek Jawa, Portugis, dan Belanda yang indah nan estetik.
Tempat ini menjadi situs bersejarah peninggalan Keraton Yogyakarta.
Tempat ini dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1758-1765.
Awalnya taman sari difungsikan sebagai taman kerajaan, tempat peristirahatan, dan benteng pertahanan.
Keunikan dari tempat ini adalah perpaduan arsitekturnya yang terdiri dari tiga gaya.
Taman ini dilengkapi dengan kolam kolam pemandian, taman, masjid, dan lorong bawah tanah yang berfungsi sebagai tempat berlindung yang menjadi simbol daya tarik bagi wisatawan.
Sejak 1972 tempat ini sudah dijadikan destinasi wisata oleh Sultan Hamengkubuwono IX yang dialih fungsikan sebagai warisan budaya yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum dan wisatawan.
Bahkan tempat ini tak hanya dikunjungi oleh masyarakat lokal namun wisatawan dari berbagai negara juga mengunjungi tempat ini.
Bangunan dengan arsitektur yang indah ini membuat Taman Sari seringkali ramai dikunjungi oleh wisatawan yang tidak hanya sekedar melihat bangunan yang bersejarah.
Pengunjung juga kerap berfoto foto yang di setiap sudut tempatnya memiliki estetika yang dianggap Instagrammable.
Tak hanya itu beberapa orang juga memilih Taman Sari sebagai background prewedding mereka.
Terkenal dengan keindahan yang disetiap sudut, tempat ini juga pernah dijadikan sebagai lokasi syuting musik video dari beberapa artis seperti Sheila on 7, KLA Project, dan juga Bravesboy, selain musik video tempat ini juga dijadikan syuting film Hollywood yang berjudul Java Heat pada tahun 2013.
Atmosfer heritage ini yang menjadikan Taman Sari latar yang sempurna untuk dijadikan karya visual di layar lebar.
Sebagai objek wisata tentu tempat ini memiliki beberapa mitos yang masih berkaitan dengan Kota Yogyakarta dan sekitarnya.
Seperti adanya mitos di lorong bawah tanah yang katanya menghubungkan dengan Keraton Yogyakarta hingga ke Pantai Selatan, yang biasanya digunakan Sultan untuk berkomunikasi dengan Nyi Roro Kidul sebagai Ratu Pantai Selatan.
Mitos lain mengungkapkan bahwa Sumur Gumuling yang berada di kawasan Taman Sari tersebut katanya juga merupakan tempat Sultan berkomunikasi dengan Nyi Roro Kidul, namun ternyata tempat itu hanyalah sebuah masjid bawah tanah yang dan juga sebagai tempat pemandian Sultan.
Tak hanya sekedar objek wisata, Taman Sari juga dijadikan sebagai warisan budaya yang menghubungkan kota Yogyakarta dengan keraton.
Bagi anda yang ingin mengunjungi tempat ini terletak di Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan harga tiket bagi wisatawan lokal mulai dari Rp 7.500 hingga Rp 10.000 dan wisatawan asing mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 25.000. (Safira Ratih)