RADAR JOGJA – Pasca diskresi kebijakan kunjungan wisata Gembira Loka Zoo (GL Zoo) dibanjiri pengunjung. Mayoritas adalah keluarga yang membawa anak dibawah 12 tahun. Pengunjung mulai mendatangi kebun binatang ini sejak pagi hari.

Manager Marketing GL Zoo Yosi Hermawan menuturkan pelonggaran kebijakan berlaku sejak Senin (11/10). Tepatnya pasca adanya instruksi tak tertulis dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Berupa pemberian diskresi kepada pemerintah daerah atas bata usia kunjungan wisata.

“Kami lakukan diskresi tepatnya sejak Senin (11/10). Alhamdulillah hasil pengamatan rata-rata orangtua disiplin menjaga anak-anak. Kunjungan meningkat juga,” jelasnya ditemui di GL Zoo, Selasa (12/10).

Yosi menegaskan ada tiga syarat mutlak untuk berkunjung ke GL Zoo. Pertama orangtua wajib menerima vaksin Covid-19 minimal satu dosis. Syarat kedua wajib menginstal aplikasi Peduli Lindungi.

Seluruh pengunjung juga wajib menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. Para orangtua juga diwajibkan mengawasi anak-anaknya selama berkunjung ke GL Zoo. Terutama untuk tidak berkerumun dan tetap menggunakan masker selama di lingkungan kebun binatang.

“Untuk syarat nomor dua itu untuk screening saat masuk ke GL Zoo. Kalau terkendala kami bisa bantu dengan menginput data secara manual. Teurtama yang terkendala akses Peduli Lindungi,” katanya.

Berdasarkan pantauan, mayoritas pengunjung adalah keluarga. Masing-masing membawa anak usia dibawah 12 tahun. Adapula yang masih usia bayi maupun balita.

Dari data yang ada angka kunjungan berbanding terbalik sebelum diskresi. Awalnya GL Zoo melakukan penolakan terhadap 80 persen calon pengunjung. Saat ini pengunjung yang tertolak berada di kisaran 10 hingga 20 persen.

“Hari pertama kemarin diangka 300an pengunjung, tertolak 23 karena belum vaksin. Perbandingan sebelum diskresi paling banyak 50 pengunjung. Ditolak ya karena bawa anak dibawah 12 tahun,” ujarnya.

Sebuah skenario telah disiapkan untuk kunjungan akhir pekan. Berupa membagi pengunjung dalam 2 kloter. Untuk program olahraga, anak-anak bisa masuk pada sesi pertama di pagi harinya.

Pihaknya juga tetap memberlakukan kuota kunjungan. Tercatat luas kebun binatang mencapai 20 hektar. Maksimal mampu menampung 30 ribu pengunjung dalam kondisi normal. Skema yang digunakan minimal kunjungan 10 persen.

“Kalau dengan kuota 2.500 pengunjung atau paling tidak 20 hektar dibagi 10 persen. Jadi satu orang punya space 4 meter persegi, cukup untuk jaga jarak,” katanya.

Pasca diskresi, GL Zoo juga mulai beroperasi secara normal. Pada awalnya hanya buka setiap akhir pekan. Pertimbangannya kecilnya angka kunjungan tak sebanding dengan biaya operasional.

“Pasca uji coba operasional sempat buka 2 Minggu lalu tutup dan hanya buka weekend. Saat itu pengunjung benar-benar sepi,” ujarnya. (Dwi)

Wisata