Alfalink adalah merek yang lekat dengan kamus elektrik. Di dalamnya tersedia berbagai fitur yang bermanfaat bagi pelajar pada masanya.
Pegawai Toko Merah Dwi Haryanti menjelaskan, sebenarnya untuk kamus elektrik tidak hanya ada Alfalink saja. Namun memang yang terkenal dan banyak digunakan adalah Alfalink.
Kondisi ini yang menyebabkan produk kamus elektrik ini lebih akrab disebut dengan nama Alfalink. "Harganya Rp 120 ribu sampai Rp 500 ribu, tergantung seri dan banyaknya karakter," katanya saat ditemui di gerai Toko Merah, Jumat (6/6).
Pegawai yang sudah bekerja sejak 2004 itu membenarkan pembeli Alfalink umum berasal dari kelas menengah ke atas. Ini mengingat harga itu tergolong mahal pada zamannya.
Dia menyebut dulunya Alfalink memiliki berbagai seri dan ukuran. Jenis yang paling laku adalah EL 21. Alfalink sendiri beroperasi dengan daya dari baterai. Untuk satu unit dibutuhkan satu hingga dua baterai yang bisa dilepas pasang mandiri.
Di toko alat tulis kantor di Mrican, Caturtunggal, Kapanewon Depok ini, Dwi menyebut Alfalink sudah tidak lagi tersedia. Sebatas ingatannya pada 2010 produk Alfalink sudah jarang masuk ke toko.
Saat ini di Toko Merah hanya menyediakan kalkulator saja. Baik yang umum maupun kalkulator ilmiah. "Produk pengganti tidak ada setahu saya. Fungsinya sudah digantikan oleh Google Translate," terangnya.
Dia menyebut dulu Alfalink paling banyak dibeli pada tahun ajaran baru. Utamanya bagi pelajar SMP dan SMA. Meski begitu, orang kantor juga banyak yang ikut membeli. "Fiturnya tidak hanya kamus. Tapi untuk kalkulator, rumus fisika, sampai nama-nama unsur kimia," tambah Dwi. (del/laz)
Editor : Herpri Kartun