Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mini Soccer Makin Digemari, Wadahi Main Bareng, Sediakan Fotografer

Khairul Ma'arif • Sabtu, 21 Oktober 2023 | 13:30 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

 

 

RADAR JOGJA - Mini soccer kini sedang tren di masyarakat luas. Umumnya, penyelenggara akan membuka pendaftaran untuk siapa saja yang ingin bergabung. Pembukaan bisa diinformasikan melalui berbagai macam platform media sosial (medsos). Mayoritas orang-orang yang ikut dari berbagai kalangan dan bukan dalam satu tim. Sehingga setiap kali digelar, para pemain fun mini soccer baru kenal di lapangan karena sebelumnya tidak pernah bertemu.


Di Jogjakarta sendiri tren ini lagi berada di puncak-puncaknya. Bukan tanpa sebab, hal itu karena kebanyakan orang ingin mengolah si kulit bundar tetapi tidak ada teman atau tidak memiliki tim. Sehingga pembukaan pendaftaran penyelenggaraan fun mini soccer seperti ini menjadi pilihan utama. Tentunya, itu untuk hasrat bermain bola.


Seorang penyelenggara fun mini soccer Adil Pamenang mengakui setahun belakangan peminatnya cukup menjanjikan. Seiring berjalannya waktu, jumlahnya terus bertambah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti penghobi futsal atau pun sepak bola yang beralih bermain fun mini soccer.


Tidak sedikit juga ada yang ikut main mini soccer, padahal sebelumnya tidak pernah main futsal atau sepak bola. "Fun mini soccer hadir sebagai alternatif orang yang ingin main bola tanpa mengganggu pekerjaannya," ungkapnya kepada Radar Jogja, Jumat (20/10).


Dia menuturkan, misalnya kalangan pekerja yang baru selesai sore hari, fun mini soccer yang bisa dilangsungkan malam hari menjadi alternatif pilihan. Sedangkan untuk bermain sepak bola terkadang terkendala tempat yang tidak tersedia.


Selama menjadi penyelenggara, berlangsungnya permainan tanpa ada cekcok ataupun kisruh antar pemain. Adil menyebut, fun mini soccer tidak bisa dipisahkan dari fotografer. Menurutnya, setiap kegiatan mini soccer selalu dibarengi dengan adanya fotografer.


"Selain sebagai ajang olahraga, juga untuk mengisi konten medsos," ucap Adil. Menurutnya, kombinasi mini soccer dan fotografer menambah minat para pesertanya. Sehingga banyak orang tergiur untuk ikut dengan range biaya Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Itu sudah termasuk air minum serta jersey tim.


Fun mini soccer yang digelar pukul 18.00 hingga 22.00 banyak pemintanya jika dibandingkan hari biasa. Sedangkan untuk akhir pekan, hampir semua waktu yang disediakan banyak pesertanya. Semua kalangan bisa ikut tanpa memandang latar belakangnya sebagai apa.


Adil mengungkapkan, sejumlah lapangan mini soccer di DIJ yang menjadi primadona. Misalnya Maguwo Football Park dan HK 99 Mini Soccer. "Dua lapangan itu lagi best seller di Jogjakarta, tanpa mengesampingkan lapangan lainnya," ungkapnya. Aturan main mini soccer perpaduan antara sepak bola dan futsal.

Baca Juga: Empat Destinasi Wisata Malam yang Dijamin Bisa Membuat Kamu Rindu Jogja


Sementara itu, peserta yang sering ikut pendaftaran fun mini soccer Muhammad Ardienansya mengaku biasanya ikut main sepulang bekerja. Dia ikut usai diajak temannya bergabung dengan salah satu paguyuban mini soccer.
Menurutnya, biasanya main mini soccer saat akhir pekan atau sesudah gajian. Sejumlah lapangan pernah dicobanya, terutama yang terletak di Kabupaten Sleman.


Ardienansya mengatakan, biasanya menjelang akhir pekan yang ingin mengikuti mini soccer dibuka. Biasanya dimainkan bertanding dengan tim lain atau membuat trofeo.
"Saya tau ikutan ini dari teman yang aktif, terus saya daftar karena ingin memenuhi hasrat bermain bola," tuturnya. Dia juga tidak menampik jika adanya fotografer membuat bermain mini soccer tambah tertarik. (rul/laz)

Editor : Satria Pradika
#lifestyle #Medsos #Fun mini soccer #Maguwo Football Park