RADAR JOGJA - Board short atau celana pendek menjadi tren yang dipakai anak muda saat ini. Cukup populer dikenakan untuk bepergian maupun hangout.
Pengamat Fashion UNY Christine Ulina Tarigan menilai, penggunaan celana pendek untuk bepergian karena praktis dan nyaman. Karena dari segi bahan juga nyaman dipakai.
"Nah mungkin dari segi kenyamanan enak dan modelan itu tidak sempit dan skinny jadi ada rongga udaranya juga. Dari segi kenyamanan itu," ujarna Jumat (29/9).
Selain nyaman dikenakan, juga karena stylish. Beberapa desain, berkembang dengan tambahan saku yang besar. Sehingga praktis jika hendak bepergian.
"Sehingga orang bisa nyimpen HP, apalagi kalau cowok kecenderungan malas pakai tas. Terus ada kantong di situ sekalian semua," ujarnya.
Sedangkan dari estetika, menampilkan kesan santai saat dipadukan dengan sneakers. Namun, gaya seperti ini memang cenderung digunakan oleh laki-laki.
Dari segi harga, model celana seperti ini juga cenderung murah. Bisa didapatkan mulai harga Rp 30 ribu. Namun, ada juga yang mahal hingga Rp 600 ribu menyesuaikan brand.
Meski saat ini cukup populer, dia menilai harus disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau sekadar untuk hangout dan santai, menurutnya tidak masalah. Namun jika untuk kegiatan formal, maka celana pendek seperti ini sebaiknya tidak digunakan. Sebab berkaitan dengan budaya dan sopan santun.
"Dari segi budaya orang timur, tata krama dan sopan santun menurut saya itu kurang tepat dipakai di publik," sebutnya.
Maraknya tren penggunaan board short ini, juga karena anak muda menyukai hal yang cepat dan instan. Ditambah banyaknya public figure yang juga mengenakan busana serupa. "Fashion boleh, tapi jangan lupakan budaya kita, tata karma, dan etika," pesannya. (lan/eno)