RADAR JOGJA - Tempe Alakatak kuliner di Sukoharjo khususnya khas Kecamatan Weru itu rasanya gurih dan nikmat. Lebih nikmat lagi jika disantap dengan ceplusan cabai. Hemm, bikin ngiler.
Lalu bagaimana resep membuat Tempe Alakatak itu? Begini Radar Jogja membagikan caranya.
Pertama, siapkan bahan dasar terlebih dahulu. Seperti tempe, koro benguk, laru, mie santan, tepung kanji dan daun jati.
Kedua siapkan bahan dasar untuk bumbunya. Antara lain kunir atau kunyit, parutan kelapa, tumbar, kemiri, laos, daun jeruk, dan daun salam.
Begini cara memasaknya. Pertama, cuci bersih koro benguk. Selanjutnya rebus sampai matang. Setelah matang, rendam dengan air selama tiga hari dan tiriskan.
Kedua, benguk dikukus hingga teksturnya melunak dan lanjut ditumbuk halus dengan laru. Berikutnya adonan tumbukan halus tadi dibungkus menggunakan daun jati atau bisa daun pisang. Ukurannya kecil-kecil saja dan dibiarkan satu hari.
Ketiga, siapkan bahan dasar bumbu. Haluskan bawang merah, bawang putih, garam, gula jawa, kunir, tumbal, kemiri, daun salam, daun jeruk dan laos. Setelah itu haluskan kembali dengan mencampurkan parutan kelapa.
Keempat, masak santannya dengan bumbu halus tersebut. Setelah mendidih masukkan tempe, 15 menit kemudian angkat.
Belum selesai sampai disini gaes, sebab masih menyiapkan adonan untuk mie-nya. Cara membuat mie, pertama tepung kanji dibikin adonan menggunakan air mendidih. Lalu pipihkan adonan, bisa menggunakan botol atau paralon, jika tak punya roll pin kayu.
Kedua, jika sudah pipih selanjutnya dirajang memanjang dengan ketebalan 1 cm. Ketiga, hasil rajangan di rebus hingga mengapung dan menjadi mie. Keempat, mie ditiriskan dan diberi minyak agar tidak lengket.
Nah, agar tampilan mie menarik, saat membuat adonan hendaknya dipisahkan dan diberi warna berbeda. Umumnya, putih, kuning dan merah.
Namun, pada tahapan akhir, antara tempe, bumbu dan mie itu disatukan. Biar lebih mantap, Alakatak diberi taburan bawang goreng. Selanjutnya dibungkus menggunakan daun jati segar yang sudah dibersihkan. Terakhir, bungkusan daun jati di tusuk lidi agar bungkus aman dan isi di dalamnya tak tumpah.
Nah, Tempe Alakatak siap disajikan. Paling nikmat disantap selagi masih hangat. Sembari nyruput teh anget. Biar lebih greget makannya, makan alakatak sambil nyeplus cabai. Ulala nikmat. Maknyus.