
JOGJA - Menjelajahi Yogyakarta tak harus selalu menggunakan kendaraan. Dengan berjalan kaki menyusuri gang-gang kampung, wisatawan justru bisa menemukan kekayaan sejarah hingga kuliner yang trsimpan di balik kawasan permukiman.
Konsep walking tour ini dikembangkan di Kampung Wisata Purbayan dan Kauman dengan menawarkan pengalaman jelajah yang mengedepankan cerita serta kekayaan budaya lokal.
Kampung Wisata Purbayan di Kemantren Kotagede, Kota Jogja memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan melalui program bertajuk Mlampah Trip Jelajah Kotagede. Konsep wisata jalan kaki yang dipadu dengan narasi sejarah itu akan membawa wisatawan menyelami sejarah, budaya, hingga kuliner di Kotagede.
"Melalui konsep wisata jalan kaki, kami ingin mengajak para pengunjung untuk mengenal warisan lokal secara langsung dan lebih dekat,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Purbayan Nurcahyo Nugroho, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga: Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Pulang Bawa Cerita: Walking Tour, Cara Menikmati Kota dari Cara Berbeda
Nurcahyo mengatakan, Mlampah Trip merupakan salah satu program wisata yang dirancang untuk mengangkat kekayaan sejarah, budaya, arsitektur, kerajinan, hingga kuliner khas Purbayan. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pariwisata, tetapi juga mendorong pelestarian budaya sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam program Mlampah Trip itu, wisatawan akan diajak melintasi rute-rute terbaik yang menyimpan keunikan sejarah dan nilai arsitektur tinggi di Kotagede. Total ada sembilan titik. Mulai dari Masjid Gede Mataram, Makam Raja-raja Kotagede, Sendang Selirang, Taman Kamwis Purbayan, Between Two Gates, Lorong Labirin, Rumah Indische, Watu Gilang dan Beteng Cepuri, serta Pasar Legi Kotagede.
Selain itu, wisatawan juga dapat mengikuti atraksi belajar gamelan dan jemparingan.
Setiap titik destinasi menyimpan cerita tersendiri. Bahkan setiap langkah dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan pada leluhur. Sehingga akan memberikan pengalaman yang tidak ternilai dalam setiap perjalanan peserta.
Baca Juga: Prediksi Skor Derbi Della Madonnina AC Milan vs Inter Milan, Nerazzurri Cukup Diunggulkan
“Wisatawan diajak menyusuri kampung dengan berjalan kaki sambil mendengarkan kisah mendalam mengenai sejarah, arsitektur, tradisi, dan kehidupan sosial masyarakat setempat,” terangnya.
Selain itu, Kampung Wisata Kauman di Kemantren Gondomanan juga memiliki konsep wisata walking tour atau jalan-jalan menyusuri perkampungan. Pengalaman wisata yang ditawarkan mengusung konsep menyelami histori budaya Islam.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




