RADAR JOGJA – Predikat Sami Jaya di Jalan Malioboro sebagai salah satu pusat perbelanjaan terlengkap di Jogja pada masa lalu, diakui oleh masyarakat. Salah satunya Basuki Budi Utomo. Pria 53 tahun ini dulunya sering datang ke Sami Jaya untuk mencari berbagai kebutuhan.

Dikatakan Budi, sekitar periode tahun 80-90-an Sami Jaya merupakan salah satu pusat perbelanjaan atau mal yang cukup terkenal. Lantaran menjual berbagai barang, mulai kebutuhan rumah hingga berbagai keperluan.

Pria yang berprofesi sebagai wartawan ini mengenang, kala itu Sami Jaya menjual aneka produk fashion sampai pecah belah untuk kebutuhan dapur. Untuk variasi harga dan barangnya pun cukup lengkap, sehingga pembeli benar-benar dimanjakan dengan pilihan ketika datang.

“Sekitar tahun 90-an Sami Jaya merupakan pusat perbelanjaan terlengkap di Jogja, semuanya ada. Dari eletronik, termos, baju hingga sepeda, semuanya dijual,” ujar Budi yang dulunya tinggal di sentra gudeg Wijilan ini.

BASUKI BUDI UTOMO

Budi menyebut, Sami Jaya tak hanya menjadi tempat jujukan untuk belanja. Namun juga merupakan salah satu pilihan lokasi untuk jalan-jalan dan menjajal berbagai permainan saat masih duduk di bangku sekolah.

Tetapi seiring berkembangnya zaman, Budi mengakui lambat laun predikat Sami Jaya sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Jogja memudar. Terlebih dengan munculnya berbagai pusat perbelanjaan yang lebih lengkap dan modern. Seperti Matahari dan Malioboro Mall yang lokasinya juga tak jauh dari Sami Jaya.

Namun, meski memudar predikatnya ia mengakui kenangan terhadap Sami Jaya bakal selalu membekas bagi sebagian orang. Khususnya terhadap para generasi di bawah 90-an yang dulunya sering hilir mudik di pusat perbelanjaan itu.

“Walau sekarang sudah memudar ketenarannya karena sudah banyak mal-mal besar, kenangan tentang Sami Jaya tetap tidak bisa terlupakan karena waktu kecil memang sering ke situ,” tutur Budi. (inu/laz)

Weekend