RADAR JOGJA – Toko Sami jaya yang berada di sebelah Hotel Mutiara atau di seberang Toko Liman, adalah salah satu toko serba ada zaman dulu. Toko ini pernah berjaya sebelum berdirinya Malioboro Mall.

Toko Sami Jaya berdiri sekitar tahun 1970-an. Ini sebagai cikal bakal toko serba ada pertama waktu itu. Hingga tahun 1980-an, toko serba ada semacam itu hanya ada tiga, yakni Toko Ramai, Toko Gardena di Jalan Solo atau Urip Sumohardjo dan Toko Samijaya sendiri.

“Ya, dulu jaya. Memang toko Sami Jaya yang paling lama sekali,” kata Bidang Pengawas Koperasi Tri Darma Paul Zulkarnaen kepada Radar Jogja.
Seorang yang juga saksi sejarah berdirinya toko itu hingga tutup sempat menjamani era tersebut pada usia 21 tahun. Dikatakan, bangunan toko ini khas dengan gaya bangunan tinggi. Toko sangat luas dengan dua pintu masuk di sisi utara dan selatan. Antara kedua pintu juga terpasang etalase besar tempat memajang aneka produk, terutama fashion.

“Di bagian paling belakang adalah barang kebutuhan rumah tangga hingga barang elektronik. Tapi ada juga kain-kain, radio, kaset-kaset pita juga,” ujarnya.

Diungkapkan, mengulik toko itu masa lampau juga terlihat para penjaga toko berada di belakang etalase yang siap melayani pembeli. Kasir untuk membayar dan pengambilan barang ada di tempat lain dan ada beberapa tempat.
“Ya, punya pengalaman dulu borong-borong baju dari Liberty (sekarang untuk Matahari, Red) kita bawa ke sana (Samijaya). Ya, harganya masih Rp 10 ribu dapat dua tiga gitu lho,” jelasnya.

Namun saat ini toko tersebut telah beralih fungi seiring kawasan Malioboro berbenah diri sesuai perkembangan zaman. Kejayaan toko ini pelan-pelan redup pasca munculnya pusat perbelanjaan baru. “Dulu bagus-bagusnya ada HP itu dipakai sebagai counter (gerai HP) hingga sekitar tahun 2010-an,” terangnya.

Saat ini toko tersebut hanya dipakai untuk tempat parkir sepeda motor. Ini juga karena ketika lahan parkir di Maliboro terpusat atau direlokasi di Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA). “Warga di situ yang mengisi, karena daripada bangunan itu kosong,” tambah laki-laki 56 tahun. (wia/laz)

Weekend