RADAR JOGJA – Keunikan dari mobil antik khususnya pabrikan Volkswagen atau VW memang menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa pun yang melihatnya. Salah satu destinasi wisata di Kulonprogo yakni Omah Cantrik memberikan wahana berkeliling desa dengan mobil VW. Di tempat itu wisatawan bisa merasakan sensasi melihat keindahan alam pedesaan dengan menggunakan mobil antik.

Omah Cantrik sendiri merupakan salah satu destinasi wisata kuliner yang terletak di Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, Kulonprogo. Lokasinya berjarak 22 kilometer dari Kota Jogja atau sekitar 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan.

Andre Windarto, pemilik Omah Cantrik mengatakan, awal mula tercetusnya wisata berkeliling desa menggunakan mobil antik berawal dari kecintaannya mengoleksi mobil jenis VW Safari. Dari hobinya itu kemudian dikembangkan menjadi wahana wisata untuk mengenalkan berbagai potensi di desanya.
Untuk tarif menikmati keliling desa dengan mobil antik itu antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu sekali jalan. Mobil VW Safari yang disewakan juga bisa dinaiki 4-6 orang, sehingga bisa dibayar secara patungan. Para wisatawan tak perlu khawatir tidak kebagian menikmati wahana itu, karena Omah Cantrik menyediakan hingga 10 mobil.

Untuk rutenya, wisatawan akan diajak berkeliling melihat indahnya pemandangan sawah di Nanggulan. Kemudian juga dibawa untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata alam dan pusat kerajinan lokal di kawasan tersebut.
Estimasi perjalanan berkeliling dengan mobil antik bisa memakan waktu 2- 2,5 jam. “Sambil menikmati berkeliling desa dengan mobil antik, wisawatan juga dapat berfoto pada spot-spot yang tersedia di jalur VW-nya,” ujar Andre kepada Radar Jogja.

Setelah selesai berkeliling, lanjut Andre, nantinya para wisatawan juga bisa menikmati berbagai kuliner yang dijajakan di Omah Cantrik. Di tempat ini berbagai makanan tradisional hingga modern dijual dengan harga terjangkau.
Selain itu, Omah Cantrik juga menjual berbagai camilan jadul. Ini bisa membuat siapa pun yang datang bernostalgia masa kecil. Lokasinya pun asri dan tenang, karena berada di tengah desa. Sangat tepat menjadi pilihan melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.

“Untuk harga makanan dan minuman di sini mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu. Sangat terjangkau dan cocok untuk wisata keluarga,” terang Andre. (inu/laz)

Weekend