Salah satu penjual hewan qurban, Muhammad Sofyan (35) mengaku omsetnya menurun selama pandemi. Jika tahun sebelumnya di musim Idul Adha dia bisa menjual 50 ekor sapi, tahun ini hanya sekitar 30 ekor. Namun Sofyan bersyukur, Bejo, sapi jenis simmental dengan bobot 1,1 ton berhasil terjual dengan harga 72 juta. Sofyan memelihara Bejo selama 2 tahun. Dibeli saat bobotnya masih 600 kg dengan harga Rp 20 juta. "Pernah ikut lomba juara 3 di Temanggung tahun 2019," jelasnya. Bejo menghabiskan setidaknya 22 kg makanan tiap harinya. Bahan pakan dibuat dari ampas tahu, konsentrat, dan rumput. "Makanan full diberikan tidak seperti yang lain," jelasnya. Selain makanan yang lebih banyak, tidak ada perlakukan khusus yang diberikan pada Bejo. "Sudah 18 tahun jual sapi ini yang paling gedhe. Feeling saya ini nanti mau besar begitu," jelasnya. Sofyan memastikan sapi-sapi yang dijual dalam keadaan sehat. Setidaknya telah divaksin dan diberikan obat cacing. "Simmental ada 3, limosin ada 2, selebihnya Jawa sama Mandrasin," jelasnya. (asa) . . VIDEOGRAFER : AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA VIDEOEDITOR : ARYANDA AHMAD/RADAR JOGJA . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja Line : radarjogjaofficial Twitter : @radarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Ring Road Utara no.88 (Barat Polda DIY), Yogyakarta 55281 Telpon : (0274) 4477785 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.