PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 6 Jogjakarta (KAI Daop 6 Jogjakarta) mulai membuka rute perjalanan lintas wilayah secara bertahap. Setelah operasional kereta api (KA) lokal atau jarak dekat, kini merambah KA jarak jauh. Setidaknya ada 14 KA jarak jauh yang beroperasi normal medio Agustus. Kepala PT KAI Daop 6 Jogjakarta Asdo Artriviyanto menuturkan kebijakan tersebut seiring dengan perkembangan situasi. Walau begitu protokol kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tetap berlaku ketat. Termasuk pembatasan penumpang sebanyak 70 persen dari kapasitas normal. “Kapasitas sesuai Ditjen (Perkeretaapian Kemenhub), tempat duduk penumpang baik lokal maupun jarak jauh yang tadinya 50 persen ditingkatkan jadi 70 persen. Physical distancing diatur by system. Kalau (tiket) sebelahnya dijual maka (kursi) sebelahnya kosong,” jelasnya ditemui di Stasiun Tugu Jogjakarta, Kamis (30/7). KA jarak jauh yang beroperasi Agustus di antaranya KA Taksaka, KA Mataram, KA Senja Utama Solo, KA Matarmaja, KA Turangga, KA Bima, KA Pasundan. Ada pula KA Wijaya Kusuma, KA Mutiara Selatan, KA Joglosemarkerto, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Sritanjung, dan KA Argo Dwipangga. Walau begitu keempatbelas KA jarak jauh ini masih belum melayani penumpang dengan jadwal penuh. Skema sementara adalah operasional melayani setiap akhir pekan. “Tapi jurusan Jakarta, Bandung, Surabaya dan Malang sudah kami akomodir. Operasional minim karena okupansi juga masih rendah. Sehingga menjalankan di weekend, karena weekday belum ada okupansi,” katanya. Penerapan skema ini atas kajian jumlah penumpang per harinya. Menurutnya ada dua tipe penumpang yang singgah di wilayah Daop 6. Pertama adalah penumpang dengan rutinitas harian, lalu penumpang yang berpergian saat akhir pekan. Manajer Humas PT KAI Daop 6 Jogjakarta Eko Budiyanto memastikan protokol Covid-19 tetap berlaku. Khusus penumpang KA jarak jauh akan mendapatkan face Shield. Lalu physical distancing dan pemakaian masker berlaku selama perjalanan. Terkait okupansi penumpang diakuinya belum maksimal. Sebagai contoh pemenuhan okupansi harian selalu dibawah 70 persen. Sementara untuk akhir pekan bisa menyentuh batas maksimal penumpang. “Sehubungan dengan diijinkan mudik untuk masyarakat okupansi mulai naik. Tapi untuk weekeday masih kurang dari 70 persen,” katanya. Eko memastikan tak ada pembatasan daerah operasional. Seluruh rute telah dibuka secara penuh. Berlaku secara bertahap diawali dari Agustus, dengan catatan protokol kesehatan Covid-19 berlaku ketat bagi seluruh calon penumpang. “Untuk pembatasan zona daerah tidak ada. Tapi wajib lampirkan hasil rapid tes, swab atau surat bebas Covid-19. Kalau Jakarta itu ada surat khusus kalau mau masuk ibukota,” ujarnya. (dwi/tif) . . VIDEOGRAFER : DWI AGUS/RADAR JOGJA VIDEOEDITOR : GANIFIANTO/RADAR JOGJA . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja Line : radarjogjaofficial Twitter : @radarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Ring Road Utara no.88 (Barat Polda DIY), Yogyakarta 55281 Telpon : (0274) 4477785 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.