RADAR JOGJA – Sisi lain Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selalu menyajikan fakta yang menarik. Salah satunya adalah meningkatnya nilai kemanusiaan. Salah satunya adalah gerakan UntukTeman.id, yang terbentuk dari komunal bersama. Aksi ini terfokus di sebuah angkringan kawasan simpangempat Ringroad Godean, Demak Ijo, Sleman. Berupa aksi berbagi makanan gratis bagi warga yang membutuhkan. “Jadi pandemi ini sangat berefek segala hal dan berbagai segmen masyarakat. Baik yang miskin maupun yang kaya terdampak dengan adanya pandemi ini. Akhirnya kami tergerak untuk membuat makanan gratis,” jelas CEO UntukTeman.id Febfi Setyawati, ditemui di angkringan, Kamis sore (21/5). Dipilihnya konsep angkringan sendiri memiliki alasan khusus. Nasi kucing dianggap sebagai representasi semua kalangan. Menu merakyat ini telah menjadi santapan bergizi dengan kemasan sederhana. Selain itu juga agar bantuan tepat sasaran. Keterlibatan angkringan sendiri juga memiliki alasan ekonomi. UntukTeman.id memang tidak memasak sajian kuliner. Alhasil memberdayakan pemilik angkringan. Tujuannya agar roda ekonomi tetap berputar. “Angkringan agar tidak salah sasaran. Kami milih angkringan yang khas Jogja banget dengan menunya yang bergizi. Lalu kami juga ingin support UMKM dan angkringan ini sudah lolos seleksi. Ibu penjualnya juga terdampak ekonominya,” katanya. Aksi berbagi ini berlangsung setiap hari. Ada 75 nasi bungkus yang dibagikan kepada orang yang membutuhkan. Isinya berupa dua nasi kucing, sate, gorengan dan teh panas. Febfi dan timnya memilih jam 3 sore sebagai aksi berbagi. Tepatnya saat orang pulang dari aktivitas. Pemilihan Angkringan Saminah juga berdasarkan lokasinya yang strategis. Berada di timur simpangempat Ringroad Godean, lokasi ini tergolong padat. Hampir setiap hari orang melintasi kawasan tersebut. Termasuk para pekerja informal “Menyesuaikan kondisi kalau memang antusiasnya tinggi bisa kami tambah lagi. Perhari kami beli 75 porsi berisi minuman, gorengan dan segala macam kue juga sudah dibungkus. Yang datang tinggal diberikan,” ujarnya. UntukTeman.id sendiri adalah sebuah komunitas pemerhati anak berkebutuhan khusus. Tak hanya terfokus pada itu, komunitas ini juga mulai menggagas ide untuk saling membantu. Salah satunya dengan menggandeng pelaku usaha kecil. Sementara untuk donasi mengandalkan bantuan dari para donatur di kitabisa.com. Selain angkringan, komunitas ini juga rutin membagikan makanan ke rumah sakit. Makanan tersebut untuk membantu pasien dan tenaga medis. Sementara untuk angkringan gratis ini baru dimulai Senin (18/5) lalu. Menganggap bahwa seluruh eleemen masyarakat terdampak pandemi Covid-19. “Kalau angkringan baru satu tempat. Tapi ada program lain seperti etalase siapa boleh isi boleh ambil. Ada di Kutu Asem Jalan Magelang,” ujarnya. Saminah, pemilik angkringan mengaku sangat terbantu. Perempuan berusia 57 tahun ini merasa bersyukur angkringannya terpilih. Sehingga roda perekonomian tetap berputar. Terlebih selama masa pandemi Covid-19. Setiap harinya masakannya dibeli seharga Rp 750 ribu. Untuk selanjutnya dia wujudkan menjadi 75 bungkus makanan siap santap. Uang tersebut dia tabung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Senang karena sangat terbantu juga. Kalau tidak ada aksi ini, biasanya jam setengah empat sudah pulang. Ini kelarisan jadi ya terbantu untuk ekonominya,” kata perempuan asal Salatiga Jawa Tengah ini. Sulastri, 89, terlihat senang saat mendapatkan dua bingkisan paket nasi kucing. Ragam kuliner ini rencananya akan dia santap bersama suaminya. Keseharian sebagai pemulung membuatnya tak memiliki pemasukan tetap. Ditambah lagi adanya Covid-19. “Alhamdulillah mendapat rezeki yang barokah. Satunya untuk Mbah Kakung, untuk makan malam. Saya dan suami biasanya memulung jadi tidak ada pemasukan tetap,” ujar perempuan asli Muntilan Magelang ini. (dwi/ila) VIDEOGRAFER : DWI AGUS/RADAR JOGJA VIDEOEDITOR : OKTAVIANO DP/RADAR JOGJA . . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja Line : radarjogjaofficial Twitter : @radarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Ring Road Utara no.88 (Barat Polda DIY), Yogyakarta 55281 Telpon : (0274) 4477785 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.