Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Semeru dan Mitosnya yang Tak Pernah Padam

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯
Erupsi Gunung Merapi.
Erupsi Gunung Merapi.

RADAR JOGJA - Di tengah fenomena alam yang sedang terjadi, sejumlah mitos lama Gunung Semeru kembali diperbincangkan, seolah mengingatkan kembali bahwa Semeru lebih dari sekadar gunung aktif saja. 


Advertisement

Namun sebuah tempat sakral yang menyimpan berbagai cerita mistis dan makna spiritual yang telah ada puluhan tahun lamanya.

Salah satu mitos yang populer dari Gunung Semeru adalah Mbah Dipo, yang konon merupakan sosok juru kunci Gunung Semeru pada zaman dahulu.

Sejumlah pendaki mempercayai bahwa arwahnya masih menjaga dan mengawasi kawasan tersebut, serta memberi pertanda bagi para pendaki agar selalu menjaga perilaku.

Advertisement

Legenda ini juga diyakini sebagai wujud penghormatan manusia pada alam.

Terdapat pula misteri mengenai Arco Podo, yaitu dua patung gaib yang diduga sebagai prajurit kerajaan Majapahit.

Menurut mitos, patung tersebut berfungsi sebagai penjaga gerbang menuju alam lain di kawasan Semeru.

Advertisement

Hingga saat ini, Arco Podo tidak pernah diketahui keberadaanya, membuat kesan mistis di gunung ini semakin kuat.

Ranu Kumbolo pun tak lepas dari cerita misteri, seperti legenda ikan mas yang disebut sebagai jelmaan seorang dewi penjaga danau.

Oleh sebab itu, warga lokal melarang keras menangkap atau mengganggu ikan tersebut.

Selain itu, mitos populer di kawasan Ranu Kumbolo adalah kisah tentang Tanjakan Cinta yang konon siapapun yang berhasil mendaki tanjakan tersebut tanpa menoleh maka akan berjodoh dengan pasangannya.

Sebaliknya apabila mendaki dengan mengingat mantan, maka dipercaya akan mendatangkan nasib sial dan membuat pendaki gagal mencapai puncak.

Terakhir yaitu Puncak Mahameru yang dianggap sebagai tempat tinggal para dewa, sehingga menjadikan wilayah ini penuh akan kehormatan dan kesakralan.

Beberapa orang juga meyakini bahwa Gunung Semeru adalah bapak dari Gunung Agung, yang semakin memperkuat bahwa Semeru memiliki kedudukan spiritual istimewa bagi masyarakat Jawa dan Bali.

Sekecil apapun aktivitas Gunung Semeru selalu sukses mencuri perhatian publik.

Di balik pesona dan mitos yang hidup di dalamnya, gunung ini tetap menjadi simbol kekuatan alam yang tak bisa diprediksi.

Semeru seakan mengingatkan bahwa ia bukan sekadar destinasi pendakian, melainkan ruang sakral yang harus dihormati dan dipahami. (Desfina Citra)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tiga Badai Tropis Terbentuk di Samudra Pasifik, Seberapa Bahaya?

Tiga Badai Tropis Terbentuk di Samudra Pasifik, Seberapa Bahaya?

Tiga badai tropis terbentuk untuk kedua kalinya bulan ini. Ketiga badai tersebut adalah Nolo, Odalys, dan Polo yang terbentuk di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.  Fenomena kemunculan tiga badai sekaligus ini..

Fenomena Alam, 27-28 Agustus 2026 Akan Ada Purnama Sturgeon Moon dengan Bonus Gerhana Bulan

Fenomena Alam, 27-28 Agustus 2026 Akan Ada Purnama Sturgeon Moon dengan Bonus Gerhana Bulan

Siap-siap, pada 27-28 Agustus 2026 langit akan menghadirkan purnama spesial yang datang dengan bonus langka yaitu gerhana bulan. Purnama bulan Agustus ini punya nama unik, Sturgeon Moon atau Bulan Sturgeon. Nama..

Mengenal Earthquake Lights, Cahaya Misterius dari Langit yang Muncul Saat Gempa

Mengenal Earthquake Lights, Cahaya Misterius dari Langit yang Muncul Saat Gempa

Earthquake lights atau cahaya gempa merupakan fenomena langka berupa kilatan dan pijaran cahaya yang diduga berkaitan dengan proses listrik di dalam batuan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer