Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menelusuri Keunikan Trenggiling, Makhluk Bersisik dengan Perlindungan Seperti Baja

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 13 Oktober 2024 | 21:46 WIB
Ilustrasi Keunikan Tringgiling dengan Kulit Bajanya.  (AI/Freepik.com)
Ilustrasi Keunikan Tringgiling dengan Kulit Bajanya. (AI/Freepik.com)

RADAR JOGJA - Trenggiling atau dikenal dengan pangolin, merupakan hewan yang terkenal karena sisiknya yang menyerupai baju baja.

Berikut beberapa fakta menarik tentang tenggiling:

1. Sisik sebagai Pertahanan Utama

Salah satu ciri paling mencolok dari trenggiling adalah sisik-sisik keras yang menutupi hampir seluruh tubuhnya. Sisik ini terbuat dari keratin, bahan yang sama yang membentuk rambut dan kuku pada manusia.

Fungsi utama sisik tersebut adalah sebagai pelindung dari predator. Ketika merasa terancam, trenggiling akan menggulung tubuhnya menjadi bola, membuat predator kesulitan menyerang bagian tubuhnya yang lunak.

Sisik trenggiling cukup keras sehingga bisa melindungi dari serangan gigi atau cakar hewan pemangsa.

2. Hewan Pemakan Semut yang Ahli

Trenggiling dikenal sebagai pemakan semut dan rayap yang sangat ahli. Dengan lidah panjang yang lengket, mereka dapat menangkap mangsanya dengan mudah.

Lidah trenggiling dapat mencapai panjang yang lebih dari separuh tubuhnya, dan sangat fleksibel untuk masuk ke dalam lubang semut atau rayap.

Trenggiling tidak memiliki gigi, jadi makanan mereka dihancurkan di dalam perut dengan bantuan kerikil yang mereka telan.

3. Spesies yang Terancam Punah

Sayangnya, keunikan trenggiling justru membuat mereka menjadi target perburuan. Sisik trenggiling banyak dicari dalam pengobatan tradisional. Terutama di Asia, meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung khasiat medisnya.

Selain itu, daging trenggiling dianggap sebagai makanan mewah di beberapa negara, yang mengakibatkan meningkatnya perburuan terhadap mereka.

Akibatnya, trenggiling saat ini menjadi mamalia yang paling banyak diperjualbelikan secara ilegal di dunia.

Beberapa spesies trenggiling telah masuk dalam daftar hewan yang dilindungi oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).

Namun, perburuan dan perdagangan ilegal masih menjadi ancaman besar. Organisasi perlindungan hewan terus bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi trenggiling dan habitatnya. **

(Windu Fitri Yansi: Berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#baja #Menelusuri #trenggiling #makhluk #seperti #keunikan