Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tuan Besar Berhidung Panjang, Monyet Kalimantan yang Jago Menyelam dan Berperut Sapi

P
Penulis: Perawati❯
Ilustrasi Bekantan di pulau Kalimantan. (Pinterest)
Ilustrasi Bekantan di pulau Kalimantan. (Pinterest)

Advertisement

Indonesia menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati yang tak ada habisnya, salah satunya adalah bekantan (Nasalis larvatus).

Monyet endemik pulau Kalimantan ini tidak hanya mudah dikenali lewat wajahnya yang unik bak karakter kartun, tetapi juga menyimpan segudang kemampuan fisik luar biasa yang membedakannya dari jenis primata lain di dunia.

Ciri paling menonjol dari bekantan adalah hidungnya yang berukuran besar dan terkulai. Menariknya, ciri fisik ini hanya dimiliki oleh bekantan jantan. Dalam dunia bekantan, semakin besar dan panjang hidung yang dimiliki seekor jantan, semakin tinggi pula daya tarik seksualnya di mata para betina. 

Advertisement

Selain sebagai penarik perhatian lawan jenis, hidung besar ini berfungsi sebagai amplifier alami yang memperkeras gema suara panggilan mereka di sekitar area hutan bakau.

Penampilan fisik ini makin unik berkat perpaduan gaya rambut rapi serta jenggot putih pada jantan, yang membuat masyarakat lokal zaman dahulu menjulukinya sebagai "monyet Belanda".

Berbeda dengan kebanyakan primata yang cenderung menghindari air, bekantan dikenal sebagai perenang paling andal di dunia primata. Bekantan dibekali selaput renang tipis di antara jari kaki dan tangannya, menyerupai kaki bebek.

Fitur anatomi ini memungkinkan mereka menyeberangi sungai selebar ratusan meter demi mencari wilayah pakan baru atau melarikan diri dari ancaman predator seperti buaya.

Tak hanya berenang di permukaan, bekantan juga sanggup menyelam di dalam air hingga sejauh 20 meter saat menghadapi situasi bahaya.

Bentuk tubuh bekantan yang identik dengan perut buncit memiliki penjelasan ilmiah tersendiri. Perut besar tersebut merupakan wadah bagi sistem pencernaan kompleks yang bekerja mirip seperti sistem pencernaan pada sapi.

Bekantan memiliki organ pencernaan multi-ruang yang diisi oleh bakteri khusus untuk mengfermentasi makanan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Nestapa Satwa Dilindungi: Ira Terjebk di Atas Pohon Usai Karhutla Hanguskan Habitatnya

Nestapa Satwa Dilindungi: Ira Terjebk di Atas Pohon Usai Karhutla Hanguskan Habitatnya

Orangutan itu bernama Ira. Ia ditemukan terjebak di atas pohon setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghancurkan habitatnya. Di tengah hutan yang terbakar, pohon yang tersisa menjadi tempat terakhirnya..

Viral Rangkong Numpang di Perahu Warga, Sinyal Hutan Kalimantan Makin Gawat

Viral Rangkong Numpang di Perahu Warga, Sinyal Hutan Kalimantan Makin Gawat

Bukan pemandangan biasa. Seekor burung rangkong atau enggang, satwa ikonik hutan Kalimantan, tiba-tiba nongol dan mampir di perahu warga. Momen langka itu terekam video, diunggah akun TikTok @omopan22.

Batik IKN Tak Cukup Jadi Ciri Khas, Perajin Didorong Bisa Tembus Pasar Lebih Luas

Batik IKN Tak Cukup Jadi Ciri Khas, Perajin Didorong Bisa Tembus Pasar Lebih Luas

Batik dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai diarahkan tidak hanya menjadi produk yang memiliki ciri khas daerah. Di balik pengembangan motif yang membawa cerita tentang Nusantara, para perajin juga didorong.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer