SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA
TAK BANYAK DETAIL: Dress tanpa banyak detail ditampilkan oleh desainer Theo Ridzky dengan padu padan kain batik dengan warna shocked pink dan putih tulang. (Foto Kanan) Desainer Theo Ridzky bersama dengan model.

*Simple Dress, Tanpa Banyak Detail

 
 
JOGJA – Vintage adalah tren busana yang banyak diterapkan oleh desainer dalam menghasilkan karya cipta. Bukan hanya karena memiliki kemasan yang sederhana, tapi gaya ini diyakini memiliki citra elegan. Terlebih jika dipadukam dengan warna-warna yang terkesan lembut seperti shocked pink dan putih tulang.
Tren inilah yang coba diangkat oleh desainer Theo Ridzky saat memamerkan koleksi busananya dalam mini fashion show di The Phoenix Hotel belum lama ini. Pria yang akrab di sapa Theo ini mengatakan, untuk koleksinya memilih warna-warna yang cenderung lembut, biar kesan vintage-nya lebih menonjol.
Pemilik Junk-Q Boutique ini menjelaskan, busana yang diperuntukkan bagi perempuan kantoran ini juga sengaja dirancang dengan variasi yang sederhana. Karena dirancang untuk perempuan muda yang aktif dan energik, jadi dibuat lebih simpel tanpa banyak detail.
“Batik dipadukan dengan tenun dan brokat. Kalaupun ada detail hanya sebatas lipatan saja, bagian leher juga menggunakan kerah selendang. Sederhana sekali, karena yang disukai memang yang simpel terutama untuk pembeli yang kebanyakan ada warga asing,” terang pria yang terjun ke dunia fesyen sejak tahun 1994 silam ini.
Dia menuturkan, busananya ini tidak hanya dapat dikenakan sebagai busana kantor saja. Tetapi bisa dikenakan dalam banyak kegiatan, mulai dari keseharian hingga acara semi formal. “Tinggal menambahkan aksesori saja, seperti bros atau kalung,” tuturnya.
Theo menuturkan, rancangannya lebih cenderung mengikuti selera pasar. Oleh karena itu, dia sengaja menghadirkan busana simpel untuk menjawab kebutuhan para perempuan yang menyukai busana sederhana namun tetap terkesan elegan.
“Dress simpel, one pieces yang bisa dikenakan di segala suasana. Baik ke kantor, untuk keseharian hingga acara semi formal lainnya,” tandasnya. (cr1/ila/ong)

Taman Sari