JOGJA – Secara geografis, negara Indonesia sangat luas. Dibalik itu Indonesia memiliki kerawanan yang cukup tinggi terhadap bencana alam, seperti gempa bumi, banjir bandang, tsunami, letusan gunung berapi, tanah longsor, dan angin kencang. Bahkan, Indonesia masuk peringkat ketiga sebagai negara rawan bencana.Berangkat dari kerawanan bencana alam tersebut, empat mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terinspirasi menjadikan kaus sebagai media sosialisasi tanggap bencana. Mereka adalah Ibrohim Aji Kusuma, Darwis Cahyo Nugroho, Diana Prastiwi, dan Rohmah Nur Fitriana.Kaus yang dinamai dengan sebutan mitigasi bencana “Katana” tersebut lolos dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) dan mendapatkan pendanaan dari Dikti sebesar Rp 8 juta.
Aji menerangkan, kaus kreasinya menceritakan tentang potensi bencana alam yang pernah terjadi di Indonesia dan mengingatkan pernah ada peristiwa bencana alam. Selain itu, mereka memasukkan kata, atau kalimat berisi pencegahan dan cara menanggulangi bencana alam, sehingga mengurangi risiko atau dampaknya. Misalnya menuliskan kalimat cegah banjir sampah bukan nyeni, meletus, awas, waspada, siaga.”Sampai saat ini kami telah memproduksi kaus sebanyak 97 potong dari 200 kaus yang ditargetkan dan sudah terjual sebanyak 56 kaus,” kata Aji. Untuk menarik minat konsumen, para penggagas tersebut membuat berbagai jenis desain kaus, yaitu lengan pendek dan panjang, serta berbagai warna. “Kaus lengan pendek kami bandrol Rp 50 ribu dan lengan panjang Rp 60 ribu,” jelasnya. (mar/jko)

Taman Sari