JOGJA – Agresi militer Israel ke jalur Gaza, Palestina terus berlangsung. Sebagai negara yang menjamin kemerdekaan bangsa lain, Indonesia didesak ikut mewujudkan perdamaian di jalur Gaza. Seruan ini disampaikan civitas akademika UGM dalam aksi damai di Bundaran UGM akhir pekan lalu. Aksi damai dipimpin Rektor UGM Pratikno.Pratikno mengatakan sebagai universitas kerakyatan UGM menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan HAM. Pemerintah Indonesia, khususnya presiden terpilih nanti, didesak menujukkan sikap tegas dalam penyelamatan HAM bagi rakyat Palestina.
“Sebagai negara yang besar, Indonesia harus tampil sebagai pemimpin untuk mediasi antara Palestina dengan Israel. Indonesia pernah memimpin dalam Konferensi Asia Afrika (KAA),” kata Pratikno.Memuluskan upaya tersebut, UGM diminta melakukan diplomasi dengan negara di kawasan regional ASEAN untuk memperjuangkan perdamaian di Jalur Gaza. PBB didesak tegas dan menyerukan kepada Israel mengakui kedaulatan Palestina dan tidak lagi menyerang warga sipil di Jalur Gaza, Palestina.”Tunjukan bahwa Indonesia memiliki kepedulian terhadap perdamaian dunia sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945,” terangnya. (mar/iwa)

Taman Sari