BANTUL – Dalam rangka berbagi bersama di bulan suci Ramadan, Paguyuban Dimas Diajeng Jogja (PDDJ) menggelar acara bertajuk Barokah Dimas Diajeng #2. Barokah berarti bakti roso sosial lan sedekah Dimas Diajeng. Kegiatan ini digelar di Panti Asuhan Balita Yayasan Gotong Royong Bantul, Sabtu (12/7). Kegiatan ini merupakan kali kedua setelah 2013 lalu. Penyelenggaran pertama diselenggarakan di Panti Wredha Budi Dharma Giwangan.
Media and Public Relation Associate PDDJ Christian Aditya Yuda mengungkapkan, kegiatan Barokah memang dikonsep dengan menekankan bakti roso sosial. “Kami meluangkan waktu sehari untuk berbagi rasa, berbagi cerita dengan saudara-saudara yang kurang beruntung. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian selain dengan berbagi dalam wujud barang,” kata Dimas Yuda.
Dimas Kota Jogja 2013 ini mengungkapkan, penyelenggaraan yang kedua ini merujuk kepada panti-panti sosial yang masih membutuhkan bantuan. Selain berbuka puasa bersama, dalam kegiatan ini juga diisi kegiatan lain. Yakni pemeriksaan kesehatan gratis kepada anak-anak panti dan para pengasuhnya. Selain Dimas Diajeng Kota Jogja, acara ini juga dihadiri perwakilan kabupaten lainnya. Mereka adalah Putra Putri Bantul, Dimas Diajeng Kabupaten Sleman, Dimas Diajeng Kabupaten Gunungkidul, dan Dimas Diajeng Kabupaten Kulonprogo. Turut hadir pula Dimas Diajeng Provinsi DIJ.
Dalam kesempatan ini mereka berbagi dengan anak-anak panti. Untuk mengakrabkan suasana, digelar beberapa games-game seru dan penyerahan bantuan dari para donatur. “Donasi ini atas sumbangan kepedulian sesama untuk adik-adik di panti. Kami mengharap dengan berkah Ramadan ini dapat berbagi keceriaan bersama,” kata Dimas Yuda. Diajeng Kota Jogja 2013 Annisa Hertami Kusumastuti mengungkapkan, kegiatan ini merupakan sebuah trigger. Dengan adanya kegiatan ini dapat memanggil generasi muda lainnya. Harapannya, dapat memicu kepedulian bersama dengan cara berbagi kebahagiaan.
Nisa berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi Role Model bagi anak muda di Jogjakarta. Berbagi menurutnya tidak harus diwujudkan dalam bentuk barang. Tapi dengan berbagi kepedulian dengan pendekatan merupakan bentuk kepedulian yang tidak ternilai. “Tidak hanya di bulan Ramadan ini saja, tapi di lainnya. kata Nisa. (dwi)

Taman Sari