RADAR JOGJA – Hujan saat proses distribusi material untuk pengerjaan tiga titik sasaran pembangunan fisik (jalan desa, dua jembatan dan enam gorong-gorong) menjadi tantangan tersendiri pada pelaksanaan TMMD Reg 109/Sintang TA 2020. Rencana segera menggelar pelaksanaan pembangunan untuk jalan poros desa, dialihkan sementara waktu.

Seharusnya pengerjaan jalan dilaksanakan pagi pada hari pertama menjadi terganggu. “Memang kondisi jalan yang akan kami bangun sudah tergenang air. Ini sulit bagi kami. Namun kami tetap bekerja dengan upaya pembersihan di lokasi yang tanpa.genangan dan membersihkan sampah dari atas jalan lebih dahulu,” urai Danramil 08/ Ketungau Tengah Serma Bambang Ariyanto di lokasi TMMD 109/Sintang.

Terpisah,  Dandim Sintang Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan mengatakan, hujan adalah karunia Illahi dan berkah bagi pihaknya yang mulai melaksanakan TMMD yang dipusatkan di Desa Tirta Karya, Kecamatan Ketungau Tengah, Kalimantan Barat.

“Kami tetap bekerja tapi kita siasati kondisi yang ada. Satgas tetap.melakukan tugasnya dengan mencari sasaran yang bisa dikerjakan, walau hujan turun dengan intensitas tinggi,” papar Letkol Eko Bintara Saktiawan. (*/laz)

TMMD