SLEMAN – Berbekal pengalamannya bergerak dalam bidang ekonomi, Dendi Hanindro, 45, tergerak untuk mengajukan diri sebagai calon legislatif. “Saatnya karyawan membuat kebijakan,” ungkap pria kelahiran Semarang, 4 desember 1973 saat Morning Tea with The Candidate di Kantor Radar Jogja, kemarin (25/9).

Dendi yang berdomisili di Jalan Timoho, Gondokusuman, Jogja ini untuk pertama kalinya menjadi caleg dari Partai Perindo Dapil IV meliputi Danurejan dan Gondokusuman.

Dendi tergerak memberikan sumbangsih kepada masyarakat lewat politik karena adanya keprihatinan terhadap korupsi, kolusi, dan nepotisme yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Itu menjadi alasan kuat dalam membentuk visi dan misi. Yakni mewujudkan Indonesia bersatu, adil, dan makmur. Yang paling penting memberikan kepastian hukum yang berdaulat,” tuturnya.

Dendi menjelaskan, program-progam yang jalankan sesuai dengan program partai. Salah satunya melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah lewat Gerobak Perindo.

“Ada juga Gerobak Baca (Goca) untuk menumbuhkan minat baca kepada masyarakat. Ini program yang sudah satu tahun lalu digalakkan,” tutur bapak dari empat anak ini.

Di sisi lain, untuk menggaet suara, Dendi tidak akan melakukan pesta konvoi, melainkan turun dan terjun langsung ke masyarakat. Mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat dan menampung aspirasi masyarakat untuk kembali didiskusikan dengan eksekutif. “Mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Di Dapil IV, kata dia, memiliki kawasan yang padat penduduk dan kurangnya ruang terbuka hijau. Penyempitan ruang terbuka hijau tersebut disebabkan meningkatnya hunian komersial. Seandainya terpilih menjadi anggota dewan dia akan memperjuangkan ruang terbuka hijau dan kualitas air bersih.

”Yang patut digarisbawahi, tingkat hunian komersial tinggi, pendatang semakin banyak, maka penduduk pribumi dapat tersingkirkan dan seiring zaman budaya akan tergerus,” ungkapnya. (cr6/ila)

The Candidate