SLEMAN – Berawal berkecimpung di dunia media, Woro Suci Andari lalu mulai bersinggungan dengan dunia politik. Namun ketika itu, dia belum tertarik masuk lebih dalam. Sampai akhirnya dia mengenal Partai Nasdem yang memberinya kesempatan berekspresi dan menyampaikan aspirasi.

“Awalnya sama seperti anak muda lainya, antipati dan melihat politik itu cenderung negatif. Padahal tidak selamanya seperti itu. Politik itu indah dan seni untuk bisa berhubungan dengan banyak orang. Termasuk jika ingin mengubah kondisi menjadi lebih baik, salah satunya juga lewat politik,” ujar bacaleg DPRD DIJ dari Partai Nasdem daerah pemilihan Sleman.

Dengan maju sebagai calon wakil rakyat, dia juga ingin membuktikan bahwa jika nantinya dipercaya membawa aspirasi rakyat, sikapnya tidak akan berubah. Baik sebelum pemilihan maupun setelah pemilihan. Dia juga mulai melakukan edukasi dan memberikan pemahaman kepada orang terdekat dan lingkungannya tentang politik.

Selain itu, perempuan yang menempuh pendidikan di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) itu juga mulai memetakan kondisi di daerah pemilihannya. Termasuk potensi yang dapat dimaksimalkan. Seperti sumber daya alam, pariwisata dan kuliner. Hal itu dilakukan dengan turun ke akar rumput.

“Saya melihat gaji guru madrasah masih belum standar. Program yang baik seperti pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu), kelompok usaha bersama (Kube) jika manfaatnya dirasakan bisa ditingkatkan,” tutur perempuan yang sehari-hari mengelola perusahaan rental, tour, travel dan guest house ini.

Untuk meyakinkan pemilih, warga Babarsari, Sleman itu ingin lebih mengenalkan diri dengan tatap muka. Turun merata di semua kecamatan di daerah pemilihan dan mengaku tidak ingin kampanye yang konvensional.

“Sekarang masih koordinasi dengan pengurus, nanti kalau sudah ditetapkan tinggal jalan saja,” jelasnya. (riz/ila)

The Candidate