SLEMAN – Mendapatkan tugas dari para kiai untuk mencalonkan diri maju sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) PKB untuk DPRD Sleman, Saptoro Hadi Puspito, 52, akan berusaha menjalankan amanah tersebut.

Toro, sapaannya, akan berebut suara dari daerah pemilihan (Dapil) Sleman IV meliputi Depok dan Berbah. Warga Jogotirto, Berbah, Sleman itu sudah memiliki gambaran visi misinya sebagai calon wakil rakyat. Di antaranya menjaga keutuhan NKRI bersama warga NU. Ungkapan NKRI harga mati, kata alumnus Universitas Janabadra itu, sesuai dengan Alquran. Yakni menepati janji pendiri negara agar selalu menjaga NKRI dari perpecahan.
“Menepati janji diangkat derajatnya,” katanya saat Morning Tea with The Candidate di Kantor Radar Jogja, Selasa (18/9).

Selain itu, Toro juga memperjuangkan kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan memberdayakan sampah rumah tangga agar dapat diolah, dipilah, dan bisa dijual. Terutama di daerah pemilihannya Depok dan Berbah.

“Selain menjaga kebersihan lingkungan juga mengedukasi warga mengolah sampah untuk diolah menjadi rupiah,” ujar pria yang mempunyai alat pengolahan sampah tersebut.

Sebagai persiapan, dia mulai memberikan informasi ke jamaah dan warga pemilih. Memperkenalkan diri ke masyarakat termasuk beberapa program yang bisa ditawarkan kepada calon pemilih. Juga silaturahmi dengan para kiai di wilayahnya.

“Saya tidak menjadikan pencalegan ini sebagai beban. Itu yang saya juga katakan kepada keluarga, karena hanya taat menjalankan amanah para kiai,” tuturnya.

Karena itu dia berharap, pemilu ke depan berjalan sehat, tenteram, dan menyejukkan. Dia juga mengingatkan agar masyarakat bisa cerdas dan tidak menggadaikan kepercayaan kepada calon wakil rakyat hanya karena uang.

“Sayang sekali kalau memilih karena uang, berarti harga diri pemilih dihargai murah untuk lima tahun,” ungkapnya. (riz/ila)

The Candidate