alexametrics Tag: UU Cipta kerja • Radar Jogja

UU Ciptaker Punya Niat Baik, Ajak Mengawal Implementasinya

UU Cipta Kerja akan mendorong tumbuhnya investasi yang masuk ke Indonesia sehingga akan lebih banyak lapangan kerja. Kebutuhan lapangan kerja di Indonesia terus meningkat. Selain banyak usia yang baru masuk pasar kerja, saat ini banyak yang menjadi korban PHK karena krisis ekonomi akibat Covid-19.

Temui Gubernur, BEM DIJ Luruskan Kericuhan Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kedatangan sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIJ, Senin (2/11). Bertempat di Dalem Ageng, Kompleks Kepatihan. Sekretaris Provinsi DIJ Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, pada pertemuan tersebut Gubernur berdialog mengenai aksi para demonstran UU Cipta Kerja yang sempat rusuh pada 8 Oktober lalu.

Guspardi: Ada UU Omnibus Law, Pendirian Usaha Lebih Mudah

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Guspardi Gaus menilai pemerintah pusat dan DPR membuat UU Omnibus Law dengan tujuan sangat baik untuk kepentingan masyarakat. Dalam UU Omnibus Law, kata dia, salah satu yang sangat berpihak pada masyarakat adalah pendirian usaha yang ke depan akan lebih mudah.

UU Cipta Kerja Jadi Solusi Atas Masalah Selama Ini‎

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengatakan UU Omnibus Law Cipta Kerja bisa menjadi solusi dalam menghadapi sulitnya perekonomian global akibat pandemi Covid-19.‎ Tidak hanya bagi investor, UU Ciptaker dibuat untuk menguntungkan tenaga kerja.

Jogja Memanggil Teriakkan Sembilan Tuntutan Masyarakat

Sembilan tuntutan disuarakan dalam aksi Jogja Memanggil di Bundaran UGM, Selasa (20/10). Bertajuk #mositidakpercaya, aksi ini menyuarakan dicabutnya Undang-Undang Cipta Kerja, pembubaran DPR dan pemerintahan hingga membangun Dewan Rakyat. Dalam hal ini maksudnya rakyat menjadi pemegang keputusan tertinggi dalam sebuah negara.

Antisipasi Jogja Memanggil, Siapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas

Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto memastikan ada persiapan pengaturan lalu lintas selama aksi unjuk rasa ‘Jogja Memanggil’ oleh Aliansi Rakyat Bergerak (ARB). Fokus utama adalah tiga titik masuk menuju Bunderan UGM. Baik dari sisi timur, barat maupun selatan.

Lacak Pelaku Perusakan Legian Cafe, Periksa 3 Saksi dan 35 Video CCTV

Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto memastikan penyelidikan kericuhan dalam aksi penolakan UU Cipta Kerja pekan lalu tetap berjalan. Setidaknya saat ini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi. Seluruhnya telah memasuki proses penyusunan berita acara pemeriksaan (BAP).

Pasca Aksi Tolak UU Cipta Kerja, PKL Malioboro Tak Dapat Ganti Rugi

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti memastikan tak ada ganti rugi kepada pedagang kaki lima korban aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja. Khususnya bagi lapak yang menjadi sasaran dari kerusuhan. Ini karena perusakan dilakukan oleh orang tak dikenal selama aksi berlangsung.

Aksi Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Ricuh di Pusat Kota Magelang

Aksi tolak Undang-undang Cipta Kerja terjadi di Jalan Mayjen Bambang Soegeng, Kedungdowo, Mertoyudan, Magelang. Tepatnya di depan Hotel Artos Magelang, Jumat (9/10). Awalnya, aksi yang dimulai pukul 14.30 ini berjalan secara damai dan kondusif. Diikuti ratusan peserta yang terabung dalam Gerakan Rakyat Magelang Raya. Diawali dengan makan bersama dan penyampaian aspirasi.

Legian Cafe Malioboro Terbakar, Lemparan Molotov Penyebabnya

Jajaran Satreskrim Polresta Jogja terus mendalami bukti perusakan Legian Cafe Malioboro. Berdasarkan bukti rekaman CCTV, dugaan perusakan dilakukan oleh oknum peserta aksi penolakan UU Cipta Kerja. Berupa pelemparan molotov ke arah bangunan sisi barat.

Peserta Aksi Belum Pulang, LBH Jogja Terima 51 Aduan

Pasca kericuhan aksi penolakan UU Cipta Kerja di Gedung DPRD DIJ dan Malioboro kemarin (8/10), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogjakarta merilis data aduan masyarakat. Direktur LBH jogja, Yogi Zul Fadhli menjelaskan pihaknya telah menerima 51 pengaduan yang masuk dari masyarakat terkait mahasiswa peserta aksi yang diamankan aparat kepolisian.

Aliansi Mahasiswa UGM Tuntut Jokowi Terbitkan Perpu

Aliansi Mahasiswa UGM yang tergabung dalam Jogjakarta Memanggil menuntut pencabutan Undang – Undang (UU) Cipta Kerja dengan penerbitan Perpu oleh Presiden Joko Widodo. Fungsinya untuk membatalkan regulasi yang disahkan oleh DPR RI, Senin (5/10).

Takut Kericuhan, Pedagang Malioboro Pilih Tutup

Para pedagang kali lima (PKL) di kawasan Malioboro memilih untuk menutup usahanya hari ini (8/10). Mereka takut dengan kericuhan aksi penolakan UU Cipta Kerja di Gedung DPRD DIJ. Para pedagang yang bertahan hanyalah penjual minuman.

Aksi Berakhir Ricuh, Ada Aksi Lempar dan Perusakan

Aksi penolakan UU Cipta Kerja di Gedung DPRD DIJ berakhir ricuh. Massa aksi sempat merangsek ke dalam gedung dan merusak sejumlah fasilitas. Bahkan sebuah kafe yang berdekatan dengan Gedung DPRD DIJ juga terimbas massa aksi.