alexametrics

Pembebasan Lahan Jalan Tol Solo-Jogja Capai 26,2 %

General Manager SDM & Umum  PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Ahmad Izzi menjelaskan, sampai saat ini progress pembebasan lahan untuk proyek jalan tolo Solo – Jogjakarta – YIA Kulonprogo mencapai 26,2 %. Dana sebesar 1,7 triliun rupiah telah digelontorkan oleh pemerintah untuk pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) kepada masyarakat terdampak yang tersebar di 4 (empat) Kabupaten yaitu Karanganyar, Boyolali, Klaten dan Sleman. “Kami sangat bergantung dari pengadaan lahan yang disediakan pemerintah.

Tanah Diwakafkan hingga Pemilik yang Masih Misteri

Pelepasan 120 bidang tanah terdampak tol Jogja-Bawen di Padukuhan Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, rupanya menyimpan beragam cerita. Dari tanah yang diwakafkan, pemilik tanah tidak diketahui sosoknya hingga pembebasan lahan yang masih menggantung.

Belum Siap Pindah karena Rumah Pengganti Belum Jadi

Meski uang ganti untung terdampak jalan tol Jogja-Bawen sudah diterima, Dewi Lestari, 41, warga Padukuhan Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, belum siap pindah rumah. Tetapi kekhawatiran menyelimuti tak kala pejabat pembuat komitmen (PPK) sewaktu-waktu mengambil alih rumah sekaligus ladang usahanya.

Agar Tak Konsumtif, Perlu Pendampingan

Beberapa wilayah DIJ akan dilewati proyek pembangunan jalan tol. Kondisi ini membuat banyak warga yang mendadak jadi miliarder, baik rumah dan tanahnya tergusur tol Jogja-Bawen maupun Jogja-Solo.

Warga Mulai Bongkar Rumah

Warga Padukuhan Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, yang terdampak proyek tol Jogja-Bawen, mulai membongkar rumah. Ada warga yang sudah mengangkut material, dari genting, usuk, hingga perabotan rumah. Mereka membawa barang tak jauh dari lokasi di hunian baru.

Warga Terdampak Tol Belum Siap Pindah

Sebagian warga terdampak jalan tol Jogja-Bawen di Kalurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, sudah mendapatkan ganti untung pembebasan lahan. Kendati begitu, belum semua warga siap jika sewaktu-waktu diminta meninggalkan lahannya.

Dua Desa Masuk Tahap IPL

Tim percepatan pengadaan lahan proyek Tol Jogja-Bawen telah menggelar evaluasi pelaksanaan konsultasi publik. Saat ini, dilanjutkan tahap pemberkasan yang ditarget selesai pada akhir November.

Tergusur Tol, Akan Bangun Rumah di Lahan Pertanian

Suryana rela tanahnya seluas 399 meter persegi terdampak pembangunan tol Jogja-Bawen, akan dibeli oleh pemerintah. Hanya dia mengaku masih berat jika harus hidup berjauhan dengan tetangganya selama ini.

Bidang Tanah untuk Tol Berubah Lagi

Penambahan bidang tanah terdampak tol Jogja-Bawen tak hanya di kawasan Banyurejo, Tempel. Kondisi serupa juga terjadi di tiga padukuhan di Margodadi, Seyegan.

Bertambah, Jumlah Bidang Terdampak Tol

Konsultasi publik pembangunan tol Jogja-Bawen di Banyurejo, Tempel, kembali dilanjutkan Kamis (17/9). Dari tahap sosialisasi hingga konsultasi publik, jumlah bidang tanah yang terdampak tol di Banyurejo bertambah.

Manfaatkan SDM Lokal, Bijak Kelola Dana Kompensasi Pembangunan Tol

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Pemprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji berharap pembangunan trase tol yang melintasi DIJ bermanfaat. Tak hanya dari segi mobilisasi setelahnya, tapi juga selama proses pembangunan. Dia mendorong agar pihak konsorsium memanfaatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada di DIJ.

BPCB: Trase Jalan Tol Boleh Lalui Cagar Budaya

Proses pembangunan trase tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo ternyata menyisakan sebuah pekerjaan rumah. Jalan bebas hambatan ini diketahui melewati sejumlah bangunan bersejarah. Tepatnya Limasan Mijosastro di Mlati dan Limasan Jaya Wirya di Kalasan Sleman.

Limasan Bekas Posko Pejuang Kemerdekaan Terdampak Tol Jogja-Bawen

Pembangunan tol Jogja-Bawen berdampak pada sejumlah bangunan bersejarah di Sleman. Salah satunya adalah rumah Limasan Mijosastro di Pundong Tirtoadi Mlati. Bahkan rumah ini juga tercatat sebagai bangunan cagar budaya oleh Dinas Kebudayaan Pemkab Sleman.