alexametrics

Mentan Kenalkan Aplikasi SI JURU TANI Karya Polbangtan Kementan

Kementerian Pertanian (Kementan) menghadirkan inovasi pelayan publik. Berupa aplikasi peyuluhan pertanian berbasis digital SI JURU TANI. Aplikasi ini memudahkan komunikasi antara pihak-pihak pemangku kepentingan di bidang pertanian seperti penyuluh, petani, pakar. Bahkan masyarakat luas.

Petani Boleh Beli Solar Pakai Jeriken

Petani di Sleman diperbolehkan membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar menggunakan jeriken. Kebijakan itu dibuat lantaran letak stasium pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang jauh. Sehingga menyusahkan petani apabila harus membawa mesin pertanian ke SPBU.

Wujudkan Kedaulatan Pangan, Kementan Terus Genjot Regenerasi Petani

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama anggota Komisi IV DPR RI Vita Ervina MBA kembali menggelar bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka penumbuhan wirausaha muda dan regenerasi petani, Rabu (9/6/2022). Acara yang digelar si Hotel Plaza, Purworejo, Jawa Tengah, itu sebagai bagian upaya membangun Indonesia tangguh dalam pembangunan pertanian melalui generasi milenial.

Kementan dan Komisi 4 DPR RI Dorong Milenial Geluti Agroindustri

Anggota Komisi 4 DPR RI Ir Panggah Susanto MM mendorong terwujudnya pengembangan klaster industri untuk mewujudkan agroindustri perdesaan. Klaster industri merupakan industri pengolahan yang terintegrasi dengan sentra produksi bahan baku serta sarana penunjangnya.

Polbangtan YoMa Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian

RADAR JOGJA – Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi penyuluh pertanian, Politeknik Pembanguan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi penyuluh di tiga wilayah kabupaten. Yakni Magelang, Temanggung, dan Wonosobo.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan profesionalitas sumber daya manusia pertanian dalam mengelola wilayah binaan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi. Serta meningkatkan kompetensi pembinaan karier personel untuk pemenuhan jenjang kepangkatan dalam jabatan fungsional penyuluh pertanian. Khususnya aparatur sipil negara penyuluh pertanian lapangan (PPL). Serta penyuluh swadaya.
Di Kabupaten Temanggung, peningkatan kompetensi penyuluh untuk penguatan Kostratani difokuskan pada balai penyuluhan pertanian (BPP) yang menjalankan program food estate (FE) sebagai pendukung kegiatan usaha tani. Terutama pemenuhan ketersediaan pangan asal ternak dan penyediaan pupuk organik dari ternak yang dimiliki kelompok tani atau gabungan kelompok tani komoditas peternakan.
Ketua pelaksana Dr Wida Wahidah Mubarokah MSc mengatakan, kegiatan peningkatan kompetensi penyuluh menghadirkan narasumber praktisi yang kompeten di bidang kelembagaan penyuluhan pertanian, teknis budidaya peternakan, dan pemasaran produk peternakan online. “Adanya kompetensi PPL yang meningkat diharapkan dapat mendukung penguatan kelembagaan penyuluhan pertanian tingkat kabupaten hingga desa,” katanya.
Harus disadari, lanjut Wida, hingga saat ini PPL masih menjadi ujung tombak penumbuhan, peningkatan, dan peran pemberdayaan petani/kelompok tani dalam mendukung ketersediaan dan pemerataan akses pangan. Serta peningkatan kualitas konsumsi pangan.
Direktur Polbangtan YoMa Dr Bambang Sudarmanto SPt MP berharap, kegiatan peningkatan kompetensi penyuluh bisa menjadi sarana penguatan sumber daya manusia pertanian. Penerapan inovasi teknologi pertanian tepat guna yang efektif dan efisien melalui penyuluhan pertanian harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian ketahanan pangan nasional. Baik pada saat ini dan masa yang akan datang. “Penyuluhan pertanian merupakan sebuah proses pembelajaran bagi pelaku utama pertanian. Serta pelaku usaha di bidang pertanian. Agar mereka mampu mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumber daya lainnya,” tuturnya.
Upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, kesejahteraan serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup perlu adanya implementasi di lapangan. BPP sebagai tempat pertemuan dan koordinasi antara penyuluh, pelaku utama, dan pelaku usaha dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian di kecamatan tidak lepas dari peran adanya PPL.
PPL memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh untuk melaksanakan kegiatan teknis di bidang penyuluhan pertanian di wilayah binaan/pos penyuluhan desa/kelurahan melalui posluhdes.
Menurut Bambang, penguatan fungsi penyuluhan pertanian melalui pengembangan PPL pada akhirnya akan meningkatkan dan memacu pengembangan usaha petani/peternak di pedesaan. Sehingga pemerataan kesempatan kerja dan ketersediaan lapangan kerja, terutama bagi generasi muda, bisa tersedia di wilayah masing masing. Dengan memanfaatkan potensi pertanian tanpa mereka harus ke luar daerah, atau bahkan ke luar negeri.
Hal itu sebagaimana amanat Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang dalam berbagai kesempatan sering menyampaikan bahwa pertanian menjadi sektor penting baik di era 4.0 maupun 5.0. “Pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian tidak bisa dihindari,” ujarnya.
Oleh karena itu, Mentan mendorong seluruh PPL melek teknologi. Untuk diterapkan dalam dunia pertanian. Sehingga hasil pangan melimpah dan terwujud ketahanan pangan nasional.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi berharap, para PPL bisa menunjukkan peran besar bagi pembangunan pertanian Indonesia. “PPL harus mampu menyejahterakan petani dan mewujudkan kedaulatan pangan. PPL harus bisa menjadikan petani yang mandiri, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya.(yog)

Penguatan Kostratani, Polbangtan YoMa Dampingi Penyuluh BPP Model

Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) menjadi gerakan pembaharuan pembangunan pertanian yang terus didengungkan Kementerian Pertanian. Kostratani merupakan langkah untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, jaminan mutu, serta kontinyuitas produk pertanian.

Kementan Minta Polbangtan Memodernisasi Pelayanan Pendidikan

Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya menarik lebih banyak generasi milenial terjun di sektor pertanian. Untuk mendukung hal tersebut, Kementan meminta politeknik pembangunan pertanian (polbangtan) melakukan modernisasi pelayanan pendidikan.

Wujudkan BPP sebagai Rumah Belajar Bersama Penyuluh dan Petani Milenial

Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menumbuhkan semangat generasi milenial untuk berkecimpung membangun sektor pertanian di Indonesia.
Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Siti Munifah mengungkapkan, strategi khusus untuk penumbuhan petani milenial adalah dengan mencari champion atau pionir berbisnis dalam bidang pertanian.

Demi Kokohnya Kedaulatan Pangan Nasional

Polbangtan YoMa kembali menggelar bimtek bagi petani dan penyuluh pertanian di Kabupaten Blora. Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo berjanji akan terus memperjuangkan nasib penyuluh pertanian demi terciptanya kedaulatan pangan nasional.

Petani Kesulitan Pupuk, Distribusi Pupuk Subsidi Terhambat

Petani di DIJ mengeluhkan kelangkaan pupuk sejak tiga bulan lalu. Ketua Pansus Kelangkaan Pupuk DPRD DIJ Danang Wahyu Broto mengatakan, masalah ini berawal dari regulasi pemerintah pusat terkait subsidi pupuk yang belum bisa diimplementasikan dengan baik di daerah.

Polbangtan YoMa Jawab Tantangan Pendidikan Vokasi di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 menyebabkan seluruh instansi pendidikan di Indonesia, mau tak mau, harus menjalankan proses perkuliahan secara daring. Bagi civitas akademika Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri. Untuk tetap menjalankan proses perkuliahan. Demi terciptanya milenial muda pertanian berjiwa agropreneur.