alexametrics

Senang tapi Tetap Harus Waspada

Sebanyak 187 pengungsi Merapi di Barak Pengungsian Glagaharjo dipulangkan ke Kalitengah Lor, Cangkirngan, Selasa (26/1). Sekitar pukul 10.31, seluruh warga secara bersamaan kembali ke rumah masing-masing dengan menaiki kendaraan roda dua dan empat yang sudah dipersiapkan.

Potong Tumpeng, Wujud Syukur dan Berharap Merapi Tetap Kondusif

Kepulangan para pengungsi dari Dusun Kalitengah Lor diawali dengan ritual khusus. Berupa pemotongan gunungan lengkap dengan lauk pauknya. Prosesi ada Jawa ini terlebih dahulu diawali dengan doa bersama. Para pengungsi duduk bersama di tenda pengungsian milik BNPB.

80 Hari di Barak, Pengungsi dan Ternak Dipulangkan

Warga lereng Merapi yang mengungsi di Barak Banjarsari, Glagaharjo, Cangkringan, akan dipulangkan Selasa (26/1) besok pagi. Ini menindaklanjuti surat edaran Bupati Sleman Sri Purnomo sesuai ketentuan usainya pemberlakuan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) pada hari ini (25/1).

Terapkan Prokes Covid-19 dan Geser TPS ke Dekat Barak Pengungsian

Pengungsi Gunung Merapi dari Dusun Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman yang menempati barak pengungsian Glagaharjo pada Rabu (9/12) menggunakan hak suara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2020 di tempat pemungutan suara (TPS) khusus. TPS khusus itu berlokasi di TK ABA Glagaharjo, sekitar 100 meter arah timur Balai Kalurahan Glagaharjo.

Obat Hipertensi di Pengungsian Mulai Menipis

Koordinator Lapangan Kesehatan Barak Pengungsian Glagaharjo Kalisvia Nurul Lita menyatakan ketersediaan obat-obatan mulai menipis. Terutama untuk kebutuhan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Walau begitu kondisi kesehatan pengungsi relatif sehat.

Kesehatan Pengungsi Cukup Stabil

Sepuluh hari berada di barak pengungsian, kesahatan pengungsi khususnya lansia cukup stabil. Pengungsi yang sakit masih didominasi dengan penyakit degeneratif yang biasa dialami usia 60 tahun ke atas.

Packing Rapi, Tas Tinggal Angkat

Masih ada ratusan warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, yang tetap bertahan di kediamannya kendati Merapi dalam status siaga atau level III. Hal ini karena usia mereka tidak termasuk dalam kategori kelompok rentan yang diharuskan mengungsi.