alexametrics

Wisata Kulonprogo Ramah Semua Kalangan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo berusaha menghadirkan wisata ramah bagi semua. Termasuk untuk kalangan penyandang disabilitas atau difabel. Melalui Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata, mereka diajak mengikuti kegiatan yang dikemas dengan fam trip difabel.

Jelang 2024, Kulonprogo Optimis Sisakan Stunting 9 Persen

Pemkab Kulonprogo optimis mampu mengejar target menurunkan angka stunting 9 persen pada 2024. Semangat itu mendapat dukungan penuh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) RI dengan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Konten sosialisasi juga diperluas menggandeng budayawan.

Fokuskan Pembukaan Akses Jalan

Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Dusun Plampang II, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulonprogo Kamis (19/5) lalu menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo.

Haryadi Tak Titip Pesan, Sutedjo Minta Tak Ubah Sistem Pemerintahan

Wali Kota Jogja periode 2017-2022 Haryadi Suyuti mengaku tak titip pesan apapun kepada Penjabat Wali Kota Jogja Sumadi. Hanya saja dia berjanji akan mendukung kinerja pemerintahan selama setahun kedepan. Ini sudah menjadi komitmen bersama dengan Wakil Wali Kota Jogja periode 2017-2022 Heroe Poerwadi.

Siapkan Perluasan TPAS Banyuroto

Pemkab Kulonprogo memastikan tidak ada sampah luar daerah yang dibuang ke Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Banyuroto, Nanggulan. Sampai saat ini belum ada kerjasama pembuangan sampah antara Pemkab Kulonprogo dengan tiga wilayah Sleman, Bantul dan Kota Jogja.

Kulonprogo Tiga Terbaik Nasional Penanganan Stunting

Tahun 2024 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo optimistis menyisakan 9 persen angka stunting. Bumi Binangun, julukan Kabupaten Kulonprogo saat ini juga berada di peringkat tiga terbaik nasional untuk capaian penanganan kasus stunting.

Anggaran BPJS Kesehatan Turun Rp 2,3 M

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo memastikan adanya penurunan anggaran untuk iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi masyarakat miskin di tahun 2022 ini.

Wabup Kulonprogo Positif Covid-19

Virus Covid-19 dipastikan telah menyerang kalangan pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo. Wakil Bupati Kulonprogo, Fajar Gegana terkonfirmasi positif dari hasil swab test PCR.

Dilantik dengan Sembilan Jahitan di Kepala

Pakaian serba putih yang dikenakan Umari terlihat tak begitu bersih. Pada beberapa bagian baju, seperti kerah dan celana, ada beberapa bercak noda darah. Pelipisnya juga diperban dan mata sebelah kanannya tampak memerah.

Hadapi La Nina, Siagakan Personel Gabungan

Bekerjasama dengan Pemkab Kulonprogo dan Jajaran Polres Kulonprogo mensiagakan ratusan personel untuk menghadapi potensi bencana alam dari fenomena La Nina. Upaya tersebut dilakukan, sebagai upaya dari pihak terkait guna mitigasi dan meminimalisir resiko bencana yang mungkin terjadi.

Pedagang Minta Direlokasi dari Alun-alun Wates

Harapan ratusan pedagang Alun-alun Wates kandas, lantaran Pemkab Kulonprogo kembali tidak mengizinkan ruang publik tersebut sebagai lokasi berjualan. Para pedagang berharap adanya relokasi agar tetap bisa mendapat penghasilan.

Khawatir selama PPKM Tak Ada yang Memberi Makan

Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4 memaksa Alun-Alun Wates ditutup selama satu bulan terakhir. Selain sebagai ruang publik, alun-alun itu juga menjadi hidup ratusan merpati. Khawatir burung-burung itu tak ada yang memberi makan, sebagian masyarakat terdorong memberi makan secara swadaya.

Produksi Ikan Melimpah, Permintaan Justru Rendah

Pemkab Kulonprogo, melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, mencatat tingkat konsumsi ikan di Kulonprogo masih jauh dari harapan, bahkan jauh di bawah rata-rata provinsi. Padahal produksi ikan di wilayah tersebut terbilang cukup melimpah.

Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemkab Kulonprogo melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) telah selesai melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) pada tingkat SD dan SMP. Hasilnya disebut sudah baik. Sehingga wilayah tersebut menyatakan siap menggelar proses belajar secara langsung sesuai pencegahan Covid-19.