alexametrics

Rp 29 Triliun Rights Issue BBRI berasal dari Foreign Buy

Kesuksesan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar rights issue dengan nominal terbesar di Asia Tenggara, ketiga se-Asia dan menjadi nomor 7 secara global telah membuktikan kepercayaan dunia terhadap Indonesia.

BRI One Culture Menjadi Kunci Keberhasilan

Prinsip-prinsip corporate culture BRI atau yang disebut dengan BRI One Culture dinilai akan menjadi kunci keberhasilan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam integrasi holding BUMN Ultra Mikro (UMi) bersama PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Dana Rights Issue Untuk Sumber Pertumbuhan Baru, Saham BBRI Layak Dikoleksi

Dana hasil rights issue PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan digunakan membiayai sumber pertumbuhan baru bagi perseroan ke depan, yaitu dalam rangka pembentukan ekosistem ultra mikro atau holding BUMN Ultra Mikro (UMi). Dengan prospek bisnis yang besar dan cerah di pasar segmen UMi nasional membuat saham BBRI semakin layak dikoleksi.

Right Issue BRI Disetujui, Holding Ultra Mikro Segera Terbentuk

Holding BUMN Ultra Mikro (UMi) sebagairencana strategis pemerintah memperkuat ekosistem usahamasyarakat kecil akan segera terbentuk, setelah Rapat UmumPemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyetujui pelaksanaan aksi korporasi rights issue.

RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelarRapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secaradaring di Jakarta (22/07) dalam rangka mendapatkan persetujuanaksi korporasi right issue yang akan dilakukan BRI denganmekanisme Penambahan Modal Dengan Memberikan HakMemesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) terkait rencanapembentukan Holding Ultra Mikro. Right Issue ini berpotensimenjadi right issue terbesar di Indonesia, bahkan dapat menjadisalah satu right issue terbesar di Asia.

Cuan! Selama Pandemi Harga Emas Naik 35 Persen

Pandemi Covid-19 turut berdampak pada krisis ekonomi skala global. Ancaman resesi ekonomi membuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pasar saham cenderung menurun. Terlebih sejak kebijakan PSBB jilid 2 di DKI Jakarta diumumkan pekan lalu, IHSG anjlok. Di tengah ketidakpastian kondisi pasar saham dan pasar uang, harga emas justru terus merangkak naik hingga 35% dalam tahun ini.