alexametrics

Wilayah Kemantren Siapkan Shelter Lokal

Pemkot Jogja tengah mengupayakan penambahan shelter untuk melakukan isolasi mandiri pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) maupun gejala ringan. Ini untuk mengantisipasi ketika shelter di Tegalrejo penuh.

Berawal dari Riwayat Perjalanan Dinas

Persebaran kasus Covid-19 kembali terjadi di lingkungan Pemkot Jogja. Teranyar, dua kepala OPD di Pemkot Jogja dinyatakan positif Covid-19 dan kategori dalam orang tanpa gejala (OTG).

Tujuh Dokter dan 22 Nakes Terpapar Covid-19

Sebanyak 22 orang tenaga kesehatan (nakes), tujuh dokter dan sembilan mahasiswa koas di RS Jogja (dulu RSUD Wirosaban) dinyatakan positif terpapar Covid-19. Kebanyakan dari mereka merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Psikolog Dampingi OTG Isolasi di Rusunawa Bener

Pemkot Jogja kembali mengaktifkan shelter bagi pasien Covid-19 OTG. Kali ini dipilih rumah susun sederhana (Rusunawa) di Bener, Tegalrejo. Mulai dioperasikan kemarin sore (22/9).

Wali Kota Jogja 2001-2011 Herry Zudianto Positif Covid-19

Wali Kota Jogja Herry Zudianto (HZ) periode 2001-2011 terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pria yang juga menjabat bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIJ ini tergolong asimptomatik. Sehingga memutuskan untuk isolasi mandiri.

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Jumlah kasus positif Covid-19 masih bertambah di Sleman, hal tersebut berbanding lurus dengan semakin bertambahnya jumlah penghuni Asrama Haji Sleman.

Rusunawa Bener untuk Shelter OTG Kota Jogja

Pemerintah Kota Jogja berencana memanfaatkan Rusunawa di Kampung Bener, Kecamatan Tegalrejo sebagai shelter pasien positif Covid-19 asimptomatik atau Orang Tanpa Gejalan(OTG). Selain itu juga bisa digunakan untuk isolasi bagi pasien Covid-19 yang tidak bisa isolasi mandiri di rumah.

Rusunawa Bener Perlu Pengawasan Ketat

Penyediaan shelter isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) makin dimatangkan di rumah susun sederhana (Rusunawa) Bener Tegalrejo.

Kantor Diskes Ditutup Sementara

Mulai hari ini (17/8) hingga Rabu (19/8) kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul ditutup. Penutupan buntut dari ditemukannya kasus positif virus korona (Covid-19) di lingkungan dinkes.

OTG Bisa Dirawat di Shelter

Dinas Kesehatan (Dinkes) DIJ mendorong pemeritah kabupaten/kota menyediakan shelter atau tempat penampungan untuk orang tanpa gejala (OTG).

Tak Menunjukkan Tanda Sakit, Tapi Positif

Lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di DIJ masih terjadi. Jika pada Selasa (21/7) dilaporkan ada 28 kasus positif baru, Rabu (22/7) dilaporkan ada 21 kasus positif baru. Kabupaten Bantul pun  naik dari zona kuning atau berisiko rendah menjadi zona jingga atau berisiko sedang.

Kasus Covid-19 di Jogjakarta Mayoritas OTG

Sebanyak 90 persen lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIJ tergolong Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal tersebut dinyatakan Juru Bicara DIJ untuk penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih.

“Dengan adanya lonjakan kasus, kita tahu penyebaran masih ada di DIJ, tapi kita juga bisa lihat bahwa kasus di DIJ itu hampir 80-90 persen adalah OTG,” ungkapnya dalam jumpa pers di Kompleks Kepatihan, Rabu (22/7).

Tak Mau Dirawat, Pasien Positif Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Beralasan tak ingin dirawat isolasi, seorang pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DIJ memilih pulang ke Madura, Jawa Timur. Pasien ini tercatat sebagai kasus 358, pasien laki-laki berusia 32 tahun asal Bantul. Dinyatakan positif dan pulang di hari yang sama, Kamis (9/7).