alexametrics Tag: Gunung Merapi • Radar Jogja

Karena Ada Pergerakan Gas ke Permukaan

Gunung Merapi terus menunjukkan peningkatan aktivitas. Kemarin (26/11) pagi gunung yang ada di perbatasan DIJ dan Jawa Tengah itu mengeluarkan kepulan asap berwarna putih. Ketinggian asap mencapai 250 meter dengan intensitas cukup tebal.

Pantauan Udara, BPPTKG Temukan Guguran Arah Barat dan Barat Laut

BPPTKG bersama BPBD DIJ dan Diskominfo DIJ melakukan pantauan udara kondisi puncak Gunung Merapi. Menggunakan helikopter milik BNPB, pemantauan menyasar radius terdekat dari puncak. Mulai dari Kabupaten Sleman, Klaten, Boyolali dan Kabupaten Magelang.

BPPTKG Pasang Trap Camera untuk Memastikan Jenis Satwa Pemilik Jejak

Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Irwan Yuniatmoko memastikan jejak satwa liar yang ditemukan di Dusun Ngancar, Glagaharjo Cangkringan bukanlah macan tutul. Hasil identifikasi sementara, ciri tapak mengarah pada jejak kaki anjing kampung.

Lutung Hitam Merapi Turun hingga Kemalang Klaten

Guguran tebing kubah lava Merapi 1954 membuat sejumlah lutung hitam turun. Aktivititas satwa ini terpantau hingga permukiman warga Dusun Pajegan, Tegalmulyo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. Berdasarkan pantauan, setidaknya ada 5 ekor lutung hitam yang teramati.

Terjadi Guguran Lava Tahun 1954

Sementara itu aktivitas kegempaan di Gunung Merapi masih cukup tinggi. Kegempaan dangkal yang dominan terjadi pada aktivitas kali ini, mengakibatkan ketidakstabilan material lama yang ada di puncak gunung api teraktif di dunia itu.

Balai TNGM dan BKSDA Kaji Temuan Tapak Satwa Liar

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai TNGM Wiryawan belum bisa memastikan jenis hewan pemilik tapak kaki di Dusun Ngancar, Glagaharjo Cangkringan. Diketahui beberapa jejak kaki hewan liar menapak di jalan evakuasi penghubung Dusun Suruh dan Dusun Singlar. Setidaknya ada tiga hewan dari jumlah jejak kaki yang ditemukan.

Muncul Tapak Diduga Macan Tutul di Jalur Evakuasi Gunung Merapi

Puluhan tapak hewan liar diduga macan tutul muncul di jalur evakuasi Dusun Suruh – Dusun Singlar, Glagaharjo, Cangkringan. Tercatat setidaknya ada tiga tapak hewan yang tertinggal di beton jalur evakuasi. Dua pasang tapak berukuran besar dan empat pasang berukuran kecil dan sedang.

Gemuruh Sempat Kagetkan Warga

Masyarakat di sebagian wilayah Kabupaten Sleman Minggu(22/11) dini hari dikagetkan dengan suara gemuruh. Banyak yang mengira suara gemuruh selama beberapa kali itu berasal dari Gunung Merapi yang sedang naik aktivitasnya.

Magma Semakin Dekati Puncak

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta menyebut, perjalanan magma Gunung Merapi ke puncak semakin mendekati permukaan. Namun untuk kecepatan dan kepastian kapan magma itu akan keluar, masih belum diketahui. “Magmanya sudah semakin dekat ke permukaan,” tandas Kepala BPPTKG Hanik Humaida Jumat (20/11).

TNGM Siap Fasilitasi Perumput Ternak Merapi

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Pujiati merespon permintaan warga dan Panewu Cangkringan terkait mencari rumput pakan ternak di wilayah radius kurang dari 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Dia tak mempermasalahkan, namun meminta ada pengawasan khusus terhadap perumput. Apabila ingin naik harus meninggalkan identitas. Sehingga seluruh mobilisasi warga bisa terawasi. Terlebih jika aktivitas vulkanik Gunung Merapi meningkat sewaktu-waktu.

Lebih Ayem, Warga Ikut Tidur di Barak Ternak

Evakuasi hewan ternak di dusun Kalitengah Lor terus bertambah. Dari total 219 ekor ternak jenis sapi, sebanyak 162 ekor di antaranya telah berada di barak ternak. Terbagi di kandang komunal, kandang darurat hingga titip di kandang milik warga.

Simbah Happy, Tak Kepikiran Hewan Ternak Lagi

Ternak ternyata dapat menjadi obat jenuh bagi para pengungsi barak Glagaharjo. Suasana ini sempat terlihat dalam beberapa hari belakangan. Para pengungsi, khususnya lanjut usia kerap mampir barak ternak. Lokasinya berada di sebelah timur barak pengungsian.

BNPB Bantu 2.500 Swab Antigen Covid-19 dan Uang Tunai Rp 1 Miliar

Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman berupa 2.500 swab antigen Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan uang tunai sebesar Rp 1 Miliar. Seluruhnya guna penanganan pengungsi erupsi Gunung Merapi.

Pandemi Covid-19, Batasi Kunjungan ke Barak Pengungsian Glagaharjo

Protokol kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) berlaku ketat di barak pengungsian Glagaharjo Cangkringan. Tak hanya bagi pengungsi tapi juga relawan dan pengunjung barak pengungsian. Langkah ini sebagai antisipasi potensi sebaran Covid-19 di lingkungan barak pengungsian.

BNPB: Upaya Pencegahan dan Mitigasi Bencana Merapi Harus Lebih Awal

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menekankan upaya pencegahan harus dilakukan sejak awal dalam penanganan bencana. Hal tersebut disampaikan Doni saat memberi arahan kegiatan tactial floor game antisipasi letusan Gunung Merapi, Kamis (19/11) di hotel Hyatt.

Obat Hipertensi di Pengungsian Mulai Menipis

Koordinator Lapangan Kesehatan Barak Pengungsian Glagaharjo Kalisvia Nurul Lita menyatakan ketersediaan obat-obatan mulai menipis. Terutama untuk kebutuhan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Walau begitu kondisi kesehatan pengungsi relatif sehat.

Asap Putih Kembali Terlihat di Atas Kawah Merapi

Berdasarkan pengamatan visual BPPTKG Jogjakarta, Gunung Merapi kembali mengeluarkan asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal setinggi 50 meter di atas puncak kawah. Itu berdasarkan pengamatan dengan periode pukul 00.00 hingga 06.00 Selasa(17/11).

Pasang Lampu di Jalur Evakuasi

Perbaikan jalur evakuasi di lereng Gunung Merapi terus dilakukan. Termasuk dengan memasang puluhan lampu penerangan jalan. Tidak hanya dipasang di lokasi rekomendasi BPPTKG, lampu penerangan juga dipasang di lokasi lainnya.

Mas Asih: Hidup Harmoni Dengan Merapi Tak Harus dengan Klenik

Juru Kunci Gunung Merapi Mas Wedana Surakso Hargo meminta warga tak berandai-andai terkait kondisi Gunung Merapi. Menurutnya membaca pertanda alam tak selamanya harus bernuansa klenik. Pertanda alam juga bisa dilihat dari kondisi alamiah di sekitar lingkungan Gunung Merapi.

Demi Cari Rumput, Warga Masih Naik Zona Bahaya

Plt Kabid Peternakan dan Kesehatan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Nawang Wulan mengakui masih ada warga Kalitengah Lor yang naik hingga zona bahaya untuk mencari pakan ternak jenis rerumputan hijau. Tepatnya dalam radius 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

150 Sapi Warga Kalitengah Lor Terevakuasi

Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman mencatat 150 ekor sapi telah dievakuasi ke kandang darurat. Seluruhnya merupakan hewan ternak milik warga Kalitengah Lor, Glagaharjo Cangkringan. Penempatannya di kandang komunal Singlar, kandang komunal Gading dan kandang darurat lapangan Glagaharjo.