alexametrics

Terjadi 10 Kali Guguran Lava Sejauh 2 Km

Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIJ dan Jawa Tengah terus berlangsung. Meskipun belum ada lagi awan panas yang kembali muncul, guguran lava dan kegempaan masih terjadi.

Waspadai Bahaya Lahar Merapi saat Hujan

Gunung Merapi mengalami 22 kali guguran lava maupun lava pijar. Hal itu diungkapkan oleh Kelapa Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida.
Hanik mengungkapkan terjadi 15 kali guguran lava pijar pada Senin (20/12).

HB X Minta BIG Lakukan Pemetaan di Merapi

Penambangan pasir ilegal di lereng Gunung Merapi membuat jengkel Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X. Bahkan hingga meminta Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk memetakan aktivitas penambangan di kawasan lereng Gunung Merapi.

Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km

Gunung Merapi di perbatasan DIJ-Jateng kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter atau 2 km ke arah barat daya. Luncuran wedhus gembel itu terjadi Minggu (12/12) siang.

Terseret Banjir Lahar, Pengemudi Hilang

Hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan puncak Gunung Merapi. Akibatnya, debit air di sejumlah sungai yang berhulu di Merapi mengalami peningkatan dan menjadi banjir lahar hujan pada Rabu sore (1/12).

Terseret Banjir Lahar, Pengemudi Hilang

Hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan puncak Gunung Merapi. Akibatnya, debit air di sejumlah sungai yang berhulu di Merapi mengalami peningkatan dan menjadi banjir lahar hujan pada Rabu sore (1/12).

Tepung Alam Eling Purwa Kenang 11 Tahun Erupsi Merapi

Sebelas tahun lalu, tepatnya 5 November 2010, Gunung Merapi erupsi. Salah satu yang terbesar. Tak ingin melupakan kejadian tersebut, Padepokan Seni Bayu Aji bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang menggelar ritual bertajuk ‘Tepung Alam, Eling Purwa’.

Hujan Abu Merapi Makin Meluas

Gunung Merapi di perbatasan DIJ-Jateng masih terus mengeluarkan guguran lava pijar. Kemarin (29/8) pagi, gunung api teraktif di dunia ini tercatat meluncurkan dua kali lava pijar.

Merapi Alami Perubahan Morfologi Kubah Lava

Gunung Merapi di perbatasan DIJ-Jateng mengalami perubahan belakangan ini. Utamanya pada kubah lava di sebelah barat gunung api teraktif di dunia itu. Perubahan ini disebut dengan morfologi atau bentang alam.

Belum Berencana Aktifkan Barak Pengungsian Merapi

Gunung Merapi mengalami peningkatan aktivitas belakangan ini. Kemarin (16/8) pagi, Merapi dilaporkan dua kali mengeluarkan awan panas. Berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), guguran awan panas terpantau pukul 05.36 dan 05.53.

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas hingga 3 Km

Sejak statusnya ditingkatkan menjadi Siaga, sejak 5 November 2020 lalu, Gunung Merapi terus menunjukan peningkatan aktivitas. Yang terbaru, Gunung yang terletak di perbatasan DIJ dengan Jawa Tengah itu mengeluarkan rentetan awan panas guguran sejak Minggu (8/8) dini hari.

Hujan Abu Guyur Cangkringan dan Pakem

– Hujan abu vulkanik Gunung Merapi mengguyur dua kapanewon di Kabupaten Sleman, Jumat (25/6). Hujan abu terjadi setelah Merapi mengeluarkan guguran awan panas sebanyak tiga kali sekitar pukul 04.30. Jarak luncur mencapai 3 kilometer ke arah tenggara.

12 Jam 22 Kali Luncurkan Lava Pijar

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terus terjadi. Berdasarkan laporan aktivitas Merapi yang dirilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), gempa guguran dan guguran lava pijar masih sering terjadi.

Ada Awan Panas pada Dini Hari

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas dan lava pijar. Hal itu terlihat berdasarkan pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta.

Luncuran Awan Panas Capai 1,9 Km

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran tadi malam (25/2) pukul 18.42. Awan panas guguan tercatat di seismogram dengan amplitudo 51 mm dan durasi 175 detik. Tinggi kolom tidak teramati karena puncak berkabut.

Empat Kali Terjadi Guguran Lava Pijar

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali melaporkan terjadinya guguran lava pijar di Gunung Merapi. Guguran lava itu teramati dalam pemantauan pada Kamis (18/2) mulai pukul 00.00 hingga 06.00.

Merapi Alami Sebelas Kali Guguran

Gunung Merapi mengalami sebelas kali guguran lava pijar. Kejadian itu terjadi kemarin pada (14/2) pukul 00.00 hingga 06.00. Jarak luncur maksimum guguran lava pijar itu tercatat mencapai 800 meter ke arah barat daya.

Boleh Cari Rumput di Luar Radius 5 Kilometer

Aktivitas Gunung Merapi masih meningkat dengan adanya guguran lava pijar dan hembusan awan panas. Kendati demikian, Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menyebut vegetasi rumput di luar radius bahaya masih aman.

Potensi Bahaya Belum Berubah

Gunung Merapi dilaporkan memiliki kubah lava baru yang terletak di tengah kawah sisi tenggara. Sebelumnya gunung api setinggi 2.930 meter di atas permukaan laut itu juga memiliki kubah lava yang berada di tebing barat daya. Dengan demikian, Merapi saat ini memiliki dua kubah lava.