Hindari Zona Bahaya Merapi

Aktivitas Gunung Merapi masih fluktuatif, naik turun. Dalam semalam, gunung api teraktif di dunia yang berlokasi di perbatasan DIJ-Jateng ini mengeluarkan 12 kali guguran lava pijar.

Pengunjung Kaliurang Turun 40 Persen

Erupsi Gunung Merapi yang sejak 11 Maret menyebabkan kunjungan pariwisata di Kaliurang turun 40 persen saat weekend. Padahal rerata pengunjung tembus hingga 4.000 orang.
“(Wisatawan, Red) cenderung mengalihkan ke lokasi lain, di luar jangkauan Merapi,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Ishadi Yazid kepada Radar Jogja kemarin (19/3).

Potensi Erupsi Merapi Diperluas Jadi 7 Km

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta memperluas wilayah bahaya jika Gunung Merapi meletus atau erupsi. Perubahan ini untuk meminimalkan risiko yang terjadi.

Terjadi 10 Kali Guguran Lava Sejauh 2 Km

Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIJ dan Jawa Tengah terus berlangsung. Meskipun belum ada lagi awan panas yang kembali muncul, guguran lava dan kegempaan masih terjadi.

Dua Kubah Lava Merapi Potensi Bersatu

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) akirnya berhasil mendapatkan data lebih terperinci soal keberadaan kubah lava kedua Gunung Merapi yang berada di bagian tengah kawah.

Tak Ada Kubah Lava Baru

Belakangan ini ramai beredar kabar bahwa ada kubah lava baru di lereng Merapi. Menanggapi berita di media sosial itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta memberikan klarifikasi.

Dini Hari Lava Pijar, Sore Awan Panas

Gunung Merapi meluncurkan lima kali guguran lava pijar. Lava pijar terdeteksi dalam pengamatan yang dilakukan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta Minggu (31/1) periode pukul 00.00-06.00 pagi.

Luncuran Terpanjang sejak Siaga Merapi

Gunung Merapi masih bergejolak. Gunung api teraktif di dunia dini hari Selasa (19/1) kembali mengeluarkan awan panas guguran dengan tinggi kolom 500 meter, mengarah ke barat daya atau hulu Kali Krasak sejauh 1.800 meter. Ini jarak terjauh selama Merapi berstatus siaga sejak November 2020.

Kembali Luncurkan Awan Panas 1 Km

Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran Senin(18/1) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta mencatat, arah awan panas mengarah ke hulu Kali Krasak.

Ancaman Wilayah Bahaya Merapi Berubah

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar 36 kali dengan jarak luncur maksimum 1,5 kilometer ke barat daya Minggu (17/1). Data luncuran tersebut didapatkan berdasarkan pemantauan yang dilakukan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), pukul 00:00 hingga 06:00.

19 Kali Guguran Lava Pijar dalam 18 Jam

Guguran lava pijar dari Gunung Merapi terus terjadi. Dalam periode 18 jam pengamatan mulai dari Kamis (7/1/) pukul 18.00 hingga Jumat (8/10) pukul 12.00, terjadi 19 kali guguran lava pijar. Jarak luncur guguran maksimal 800 meter dan mengarah ke hulu Kali Krasak.

Merapi Muntahkan Dua Kali Awan Panas

Akvitas vulkanik Gunung Merapi terus menunjukkan kenaikan. Gunung api teraktif di dunia ini Kamis (7/1) dua kali memuntahkan awan panas. Peristiwa ini terjadi terjadi pada pukul 08.02 dan pukul 12.50.

Merapi Mulai Fase Erupsi

Fase erupsi Gunung Merapi kini telah dimulai. Hal itu ditandai dengan terjadinya guguran lava pijar sejak Senin (1/4) malam lalu. Lava pijar terlihat ada di kubah lava 1997.

Teramati Rona Lava Pijar di Gunung Merapi

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)  Jogjakarta kembali mendeteksi sinar yang diduga kuat  lava pijar di puncak Gunung Merapi pada Senin petang (4/1) pukul 19.52 WIB.

Awan Panas Bahaya Paling Mematikan

Tiap gunung api punya bahaya masing-masing ketika erupsi. Namun bahaya yang paling mematikan datang dari awan panas. Hal itu diungkapkan penyelidik bumi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta Niken Angga Rukmini Senin (28/12).

Suara Gemuruh Terdengar Keras

Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi. Namun sampai saat ini Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta belum bisa memprediksi kapan gunung api di perbatasan DIJ dan Jateng itu erupsi.