alexametrics

Jumlah Kerugian Mencapai Rp 122 Juta

Kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran sudah seharusnya ditingkatkan. Sebab, hingga pertengahan 2021 ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat setidaknya sudah ada puluhan kejadian kebakaran di Kulonprogo. Penyebab kebakaran mayoritas karena kelalaian manusia.

92.578 Jiwa Kekurangan Air Bersih

Jumlah warga terdampak kekeringan di Gunungkidul terus bertambah. Sejauh ini sudah ada puluhan ribu warga menunggu bantuan dropping air dari pemerintah setempat.

Droping Air Terbantu Hujan Kiriman

Hujan kiriman bulan ini berdampak positif terhadap peta wilayah kerawanan air. Bak penampungan air bersih (PAH) milik warga yang tinggal di zona langganan kekeringan mulai terisi. Meski demikian program droping dari Pemkab Gunungkidul jalan terus.

Wilayah Terdampak Nyaris Tak Berubah

Tiap musim kemarau, ada sejumlah wilayah di Gunungkidul menjadi langganan kekeringan. Sampai dengan awal kemarau tahun ini jumlah wilayah terdampak krisis air bersih nyaris tidak berkurang.

BPBD Siapkan Destana, Cek EWS

Selain virus korona, cuaca ekstrem juga patut diwaspadai. Terutama bagi warga Kabupaten Sleman yang tinggal di wilayah perbukitan. Sebab, cuaca ekstrem ditandai dengan hujan deras dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan bencana tanah longsor.

Bangun Pelindung Pantai di Pantai Baron

Tidak lama lagi Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari akan memiliki alat pemecah arus sungai bawah tanah. Pelindung pantai dari abrasi tersebut saat ini dalam tahap pembangunan menggunakan dana pusat.

Nelayan Kulonprogo Pilih Tak Melaut

Potensi angin kencang dan gelombang tinggi dimungkinkan terjadi di sebagian wilayah Jogjakarta, khususnya pesisir selatan. Kondisi ini membuat sebagian besar nelayan di Kulonprogo memilih tidak melaut.

BPBD Antisipasi Erupsi ke Wilayah Barat

Beberapa kemungkinan bahaya dampak erupsi Gunung Merapi terus diantisipasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman. Termasuk ancaman bahaya letusan ke sisi barat yang bisa menuju ke dua kapanewon, yakni Pakem dan Turi.

Harus Disalurkan ke Posko Utama Pakem

Relawan maupun masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan logistik ke barak pengungsian Kalurahan Glagaharjo, harus melalui Posko Utama Pakem. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi adanya persebaran Covid-19 di area pengungsian.

Gunakan WA Group untuk Pantau Bencana

Memasuki musim penghujan, wilayah Bantul diancam oleh berbagai potensi bencana. Jejaring relawan perlu diintensifkan. Selain itu, dilakukan pula pemetaan relawan.

KPU Bakal Pindahkan TPS Kalitengah Lor ke Barak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman berencana memindahkan tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah potensi bencana ke barak pengungsian. Ini menyusul peningkatan status Gunung Merapi menjadi siaga sejak Kamis (5/11).

Long Weekend, Laboratorium PCR Tak Libur

Pelayanan fasilitas kesehatan maupun laboratorium uji sampel Covid-19 dipastikan tetap beroperasi secara optimal di masa libur panjang dan cuti bersama pada 28 Oktober mendatang.

Januari, Diprediksi Puncak La Nina

Masyarakat Bantul diminta waspadai menghadapai fenomena La Nina yang terjadi tahun ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi La Nina 2020-2021 lebih besar dibanding periode sebelumnya.

Dari 30 EWS hanya 10  yang Berfungsi

Sejumlah wilayah di zona utara Gunungkidul rawan terjadi tanah longsor. Alat deteksi dini early warning system (EWS) yang berfungsi sebagai penanda pergerakan tanah, sebagian besar rusak.

Minim Bantuan, BPBD Kuras Dana Droping

Memasuki puncak musim kemarau, belasan kapanewon mulai kesulitan mengakses air bersih. Karena bantuan pihak ketiga minim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul terus menguras anggaran kebencanaan.

Rusunawa Bener Perlu Pengawasan Ketat

Penyediaan shelter isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) makin dimatangkan di rumah susun sederhana (Rusunawa) Bener Tegalrejo.

Kini Ada 100 Mata Air Baru

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Gunawan menjelaskan, tahun 2019 lalu terjadi kekeringan yang cukup parah.