Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kerusuhan Pecah di Ibrox Saat Rangers Takluk dari Celtic, Polisi Skotlandia: Memalukan

Satria Putra Sejati • Senin, 9 Maret 2026 | 11:08 WIB

Kepolisian Skotlandia dalam upaya membubarkan kerusuhan di Ibrox saat Rangers melawan Celtic di derby Old Firm
Kepolisian Skotlandia dalam upaya membubarkan kerusuhan di Ibrox saat Rangers melawan Celtic di derby Old Firm

RADAR JOGJA - Polisi menyatakan menghadapi permusuhan dan kekerasan ekstrem selama invasi lapangan pasca pertandingan di Ibrox dalam derby Old Firm yang berdampak pada staf dan pemain Celtic.

Sejumlah penangkapan telah dilakukan setelah bentrokan antar penggemar menyusul kemenangan Celtic di perempat final Piala FA Skotlandia.

Ratusan penggemar Rangers, banyak di antaranya berasal dari bagian yang menampung ultras Union Bears, menyerbu ke arah Tribun Broomloan setelah sebagian dari 7.500 pendukung tim tamu berlari ke lapangan untuk merayakan kemenangan.

Sebuah suar diluncurkan ke arah Tribun Broomloan dan terus dilemparkan ke sana kemari sementara polisi dan petugas membentuk penghalang antara kedua kelompok penggemar.

Petugas polisi menangkap seorang penggemar setelah para pemain Celtic, termasuk Tomas Cvancara, berlari ke tempat kejadian di tengah insiden yang melibatkan anggota staf pendukung.

Cvancara, yang mencetak penalti kemenangan dalam adu penalti, kemudian diwawancarai di dengan noda darah di seragamnya.

Rekaman juga menunjukkan bek kanan Celtic, Julian Araujo, didorong oleh seorang pendukung Rangers sebelum ia berhasil berlari menuju terowongan.

Kepala Kepolisian Skotlandia, Inspektur Kate Stephen, menggambarkan kejadian tersebut sebagai sebuah hal yang "memalukan".

"Sejumlah penangkapan telah dilakukan, dan Kepolisian Skotlandia sekarang akan bekerja sama dengan kedua klub dan Asosiasi Sepak Bola Skotlandia untuk melakukan penyelidikan menyeluruh menyusul kejadian di lapangan pada akhir pertandingan," kata Kate Stephen.

"Petugas dan petugas keamanan menghadapi permusuhan dan kekerasan yang ekstrem selama periode yang berkelanjutan, dengan banyak individu mempersenjatai diri dengan barang-barang yang jelas dimaksudkan untuk menyebabkan kerugian," imbuhnya.

"Petugas dan anggota masyarakat telah terluka dalam kejadian tercela ini dan saya ingin menyampaikan terima kasih saya kepada semua petugas dan staf yang dikerahkan," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penyelidikan akan mencakup tindakan para penggemar yang masuk ke tribun Broomloan tanpa tiket sebelum pertandingan.

Editor : Satria Putra Sejati
#ultras #celtic #Polisi #derby old firm #Piala FA Skotlandia #rangers