Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Winger Andalan PSIM Jogja Pilih Main Malam karena Bisa Lebih Leluasa, Ezequiel Vidal: Sore Hari Terlalu Panas Cuacanya

Fahmi Fahriza • Minggu, 8 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pemain PSIM Jogja Ezequiel Vidal.
Pemain PSIM Jogja Ezequiel Vidal.

JOGJA - Winger andalan PSIM Jogja Ezequiel Vidal mengaku lebih menyukai pertandingan pada malam hari dibandingkan sore hari. Menurut pemain asal Argentina ini, kondisi cuaca yang lebih sejuk membuatnya lebih nyaman ketika bermain di lapangan.

Vidal menilai suhu udara pada malam hari lebih bersahabat bagi para pemain untuk menjaga stamina dan intensitas permainan selama 90 menit. "Tentu saja saya lebih suka bermain malam hari,"  ujar Vidal, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, cuaca yang lebih sejuk pada malam hari membuat pemain bisa bergerak dengan lebih leluasa. Sebaliknya, pertandingan yang digelar pada sore hari kerap terasa cukup berat karena suhu yang masih tinggi dan matahari yang terik. "Karena cuacanya lebih mudah untuk bergerak saat malam. Di sore hari terlalu panas menurut saya," tambahnya.

Menurut Vidal, kondisi cuaca memang menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi pemain yang bermain di Indonesia. Terutama bagi pemain asing yang sebelumnya terbiasa dengan temperatur yang berbeda.

Meski demikian, pemain berusia 30 tahun ini mengaku sudah mulai terbiasa dengan kondisi tersebut. Ia menegaskan tetap berusaha memberikan performa terbaik setiap kali mendapat kesempatan tampil bersama Laskar Mataram.

"Kadang memang sulit karena cuaca dan juga hujan yang sering datang. Tapi itu normal di sini, jadi kami harus beradaptasi dan tetap mencoba bermain sebaik mungkin," katanya.

Musim ini, bisa dikatakan Vidal menjadi salah satu pilar penting dalam skuad PSIM. Bermain di posisi winger kanan, kontribusinya cukup signifikan dalam membantu serangan tim.

Sejauh ini, dari 24 pertandingan yang telah dijalani PSIM pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, ia telah tampil dalam 23 laga. Vidal hanya sekali absen akibat akumulasi kartu merah.

Produktivitasnya juga cukup terlihat di lini depan. Hingga pekan ke-24, Vidal telah mencatatkan lima gol dan enam assist bagi PSIM.

Catatan itu menjadikannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam skema permainan tim, khususnya dalam membantu membangun serangan dari sisi kanan. "Saya hanya berusaha membantu tim, memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan pelatih kepada saya," ulasnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#ezequiel vidal #permainan #cuaca #BRI Super League 2025/2026 #Sport #Laga #Skuad PSIM Jogja #winger #kondisi cuaca #Laskar Mataram #Skuad PSIM #argentina