SLEMAN - Putaran ketiga Championship 2025/2026 merupakan fase krusial bagi seluruh tim.
Hal ini karena babak ini menjadi penentu untuk bisa maju promosi ke Super League musim depan, termasuk PSS Sleman.
Pelatih PSS Ansyari Lubis mewanti-wanti para pemainnya agar tidak lengah di putaran ketiga.
Meski di laga pertama menang saat menjamu Deltras FC, pelatih yang akrab disapa Uwak ini mengaku masih waspada terhadap jalan Laskar Sembada.
Apalagi, delapan laga masih menunggu Dominikus Dion dan kawan-kawan.
Sadar setiap laga ke depan bakal menguras energi dan emosi, Uwak juga meminta kepada anak asuhnya untuk tidak sekadar mengandalkan teknik, melainkan mempertebal kekuatan mental.
Sebab, baginya putaran ketiga bukan lagi soal adu taktik semata, melainkan adu daya tahan psikologis. Mengingat peta persaingan pun juga kian sengit.
"Yang pasti kami sudah memberikan arahan ke pemain, yang paling penting itu mental. Karena kami tahu, putaran ketiga pasti sangat berat. Kami tahu semua tim juga punya kualitas yang cukup baik. Jadi mental kami harus kuat," jelasnya Senin (16/2/2026).
Selain urusan mental, Uwak juga menginstruksikan pentingnya kebersamaan dalam bermain.
Baca Juga: Mayoritas Siswa Tidak Mengikuti TKA di Sleman Adalah Penyandang Disabilitas
Sebab, pelatih yang berusia 55 tahun ini mengharamkan adanya aksi individu yang berlebihan atau sikap egois yang justru bisa merusak skema tim.
"Jadi harus bisa bermain secara kolektif. Tidak ada yang bermain untuk dirinya sendiri," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita