Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Marching Banda, Standar Elite Piala Raja HB X Dilirik Belanda dan Rusia

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 1 Februari 2026 | 21:39 WIB
Para pengurus Pengda PDBI DIJ dan Presiden Asian Marching Band Confederation (AMBC) Sehat Kurniawan Saiman di Hotel Sahid Raya, Minggu (1/2).
Para pengurus Pengda PDBI DIJ dan Presiden Asian Marching Band Confederation (AMBC) Sehat Kurniawan Saiman di Hotel Sahid Raya, Minggu (1/2).

JOGJA - Kejuaraan Piala Raja Hamengku Buwono X resmi mengukuhkan diri sebagai salah satu kiblat marching band di level Asia. Tak tanggung-tanggung, standar tinggi yang dipatok dalam ajang ini mulai memikat atensi internasional, termasuk dari dataran Eropa.

Presiden Asian Marching Band Confederation (AMBC) Sehat Kurniawan Saiman mengungkapkan, daya tarik Piala Raja HB X saat ini telah sampai ke telinga para penggiat marching band di Belanda dan Rusia.

Kedua negara itu bahkan melirik ajang ini sebagai sarana kurasi untuk menjaring tim-tim terbaik tanah air agar bisa tampil di panggung mereka.

 "Kami memproyeksikan Piala Raja ini sebagai event organizer resmi untuk menyeleksi tim-tim elite tersebut," katanya kepada wartawan di Hotel Sahid Raya, Minggu (1/2/2026) siang.

Bukan tanpa alasan Sehat mengatakan hal itu. Sebab, menurutnya, sejauh ini ajang Piala Raja HB X dinilai terus mengalami grafik peningkatan yang signifikan, baik dari segi kuantitas partisipan maupun kualitas teknis di lapangan.

Oleh karena itu beberapa negara menyebut jika Piala Raja HB X saat ini merupakan salah satu kejuaraan terbaik di Asia.  "Kami patut bersyukur, karena kejuaraan ini sudah masuk di jajaran elite Indonesia," tegasnya.

Dengan demikian, Sehat pun berharap ajang Piala Raja HB X ini bisa terus berlanjut. Baginya, keberlangsungan ajang ini adalah harga mati untuk menjaga ekosistem marching band di Indonesia tetap bergairah. "Saya ingin lomba ini terlaksana terus," lontarnya.

Diketahui ajang Kejuaraan Marching Band Piala Raja HB X akan kembali hadir sebagai puncak kompetisi Kejuaraan Nasional Marching Band Terbuka. Barometer prestasi dan kualitas Marching Band di Indonesia ini siap digelar kembali pada Jumat sampai Minggu, 23-25 Oktober 2026.

Tahun 2026 menandai penyelenggaraan yang ke-13 bagi Piala Raja HB  X. Adapun mata lomba yang dipertandingkan meliputi Street Parade (Parade), Concert Band (Konser Duduk), Concert Marching Art (Konser), dan Marching Field Show (Display) yang akan dikategorikan klasemen Junior Non Brass, Junior Brass, Senior Non Brass, Senior Brass, umum, dan Military Band.

Rangkaian kegiatan itu akan berlangsung di sepanjang Jalan Malioboro dan GOR Amongrogo Jogja. Harapan dari ajang ini bisa menjadi pusat aktivitas kompetisi sekaligus daya tarik wisata budaya di Jogja.

Ada yang istimewa dalam penyelenggaraan tahun ini. Panitia secara khusus kembali menggelar Lomba Maskot Nusantara sebagai bagian tak terpisahkan dari Street Parade di sepanjang Jalan Malioboro. Kehadiran maskot ini bukan sekadar pelengkap, melainkan kompetisi kreativitas.

Nantinya setiap unit marching band bakal ditantang untuk menampilkan sosok ikonik yang mempresentasikan identitas, filosofi, dan kekayaan budaya daerah asal mereka.

"Jumlah peserta sementara yang mendaftar 60-an unit. Berasal dari berbagai provinsi di Indonesia," kata Ketua Umum Pengda Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) DIJ Sutrajaya. (ayu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#marching band #piala raja #Hamengku Buwono X #Marching Band Confederation