RADAR JOGJA - Pep Guardiola mengatakan Manchester City harus meningkatkan performa jika ingin memenangkan Liga Champions musim ini, meskipun berhasil memberikan kekalahan Real Madrid.
Manchester City bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1 di Bernabeu pada Kamis (11/12) dini hari, meningkatkan tekanan pada pelatih Real Madrid, Xabi Alonso.
Hasil ini terasa seperti pernyataan penting bagi tim Guardiola yang belum pernah menang tandang di kandang Real Madrid sejak 2020, tetapi manajer Manchester City mengatakan setelah pertandingan bahwa ia perlu melihat lebih banyak lagi untuk yakin bahwa mereka adalah pesaing sejati untuk mengangkat trofi.
"Kami belum siap, kami bermain tandang," kata Guardiola.
"Pada bulan Februari kami akan lebih baik. Pertandingan seperti ini, kami pernah berada di sini sebelumnya dan bermain lebih baik tetapi kalah. Para pemain telah berusaha keras tetapi kami masih perlu banyak meningkatkan diri," imvuhnya.
"Saya menerimanya tetapi saya tahu kenyataannya bahwa di tahap akhir kami harus berbuat lebih baik," jelasnya.
Jika tidak ada hal lain, kemenangan atas Real Madrid yang diraih berkat gol Nico O'Reilly dan penalti Erling Haaland, telah membawa Manchester City naik ke posisi keempat di klasemen Liga Champions.
The Citizens sekarang berada di posisi yang baik untuk finis di delapan besar dan menghindari babak play-off untuk mencapai babak 16 besar, dengan dua pertandingan tersisa melawan Bodo/Glimt dan Galatasaray pada bulan Januari.
"Sangat sulit di sini," kata Guardiola.
"Empat atau lima pemain bermain untuk pertama kalinya di sini. Untuk menang di sini, kami harus senang terutama dalam hal poin," jelasnya.
"Kami memiliki 13 poin dan ada di tangan kami untuk finis di delapan besar. Itulah targetnya dan menang di sini setelah kekalahan dari Bayer Leverkusen adalah hal yang baik," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati