Ia berhasil mengalahkan peserta dari Jepang di posisi kedua dan Korea Selatan di posisi ketiga, membawa kebanggaan bagi Indonesia di ajang kompetisi bergengsi ini.
Dosen dari Program Studi Sistem Informasi UNIKOM yang juga menjabat sebagai ketua Divisi International Class & Training, Angga Friyanto, SKom, MT, menjelaskan bahwa Rash dipilih sebagai perwakilan Indonesia berdasarkan prestasinya dalam ajang WorldSkills ASEAN Manila 2025.
Setelah penilaian oleh kepala delegasi dan Kementerian Ketenagakerjaan, Rash akhirnya ditetapkan sebagai wakil terbaik yang akan berlaga di tingkat Asia.
Angga menambahkan, persiapan Rash dilakukan melalui latihan yang intensif sesuai standar industri internasional.
Rash juga melewati ujian proyek tingkat tinggi yang harus diselesaikan dalam waktu 15 jam selama tiga hari, dengan total 195 aspek penilaian tanpa kesalahan.
Rash mengungkapkan kemenangan ini adalah hasil dari usaha keras, konsistensi, serta dukungan penuh dari para ahli dan kampusnya.
Ia juga menyampaikan bahwa menjaga kondisi fisik, mental, dan rutinitas latihan merupakan tantangan yang paling sulit.
Rash juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Divisi International Class & Training, Angga Friyanto, serta mahasiswa UNIKOM yang pernah memenangkan kompetisi dunia WorldSkills Competition 2024, Favian Ahza.
Keduanya mendampingi Rash secara langsung selama proses persiapan.
Rash memberi pesan kepada para mahasiswa lainnya untuk terus mengeksplorasi potensi diri, berlatih secara konsisten, serta melihat kegagalan sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan.
Prestasi ini diharapkan menginspirasi generasi muda untuk terus berinovasi di bidang IT.
Penulis: Ocha
Editor : Bahana.