Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Veda Ega Pratama, dari Gunungkidul Menuju Dunia

Adib Lazwar Irkhami • Rabu, 5 November 2025 | 03:59 WIB
Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama

JOGJA - Pembalap muda asal DIY Veda Ega Pratama akan memulai debutnya selama satu musim penuh di Kejuaraan dunia kelas GP Moto3. Kepastian itu didapat oleh pembalap asal Gunungkidul usai menorehkan prestasi gemilang sebagai runner up ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) musim 2025 silam.


Atas dari prestasi itu, Veda mendapatkan kesempatan emas untuk langsung menapaki jenjang balap GP Moto3. Meskipun saat ini usianya belum genap berusia 18 tahun, Veda mampu membuktikan ke khalayak umum jika dirinya memang memiliki potensi yang luar biasa.


Kabid Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY Arief Budhi mengaku senang dan bangga atas prestasi yang diraih Veda Ega Pratama kali ini. Sebab, menurutnya, prestasi itu bisa membawa nama harum Indonesia dan DIY.


"Itu bagus dan menggembirakan. Sehingga kami berharap Veda bisa terus berkembang dan mendapatkan podium," tuturnya Selasa (4/11).


Diketahui, sebelum mendapat kesempatan untuk tampil di kejuaraan dunia Moto3, Veda sudah melewati banyak jenjang di kejuaraan balap. Ia mengawali mimpi dengan berlatih balap di sirkuit Pasar Sapi, Wonosari, dan mulai ikut AHRS di tahun 2019.


AHRS merupakan program dasar pembinaan balap berjenjang AHM untuk mengembangkan bakat pembalap belia di Tanah Air. Anak kandung Sudarmono yang dulu juga berprofesi sebagai pembalap profesional itu juga menjadi pembalap kelima jebolah AHRT yang bisa berlaga di kejuaraan dunia.


Selepas program itu, performa Veda semakin berkembang yang membuat kesempatan untuk berprestasi di ajang balap yang lebih tinggi pun semakin terbuka.


Setelah itu, pada tahun 2022 Veda memulai perjalanan balap di pentas internasional lewat tampil di kejuaraa Asia Talent Cup. Pada balapan yang diikuti para pembalap muda berbakat dari berbagai negara Asia itu, Veda finish posisi ketiga di klasemen akhir.


Kemudian di tahun 2023, Veda mengikuti dua ajang balap di Asia, yakni Asia Talent Cup dan Asia Road Racing Championship (ARRC). Saat itu Veda yang masih berusia 14 tahun berhasil membuat sejarah dengan menjuarai Asia Talent Cup, dan mengakhiri ARRC kelas Asia Production (AP) 250 di posisi ketiga klasemen akhir.


Sementara di tahun 2024, Veda memperkuat tim Astra Honda Racing Team (AHRT) di ARRC pada kelas Supersport (SS) 600 dan menduduki posisi keenam di akhir musim. Hingga setelahnya, prestasi terus diukir hingga tahun ini. Veda menorehkan sejarah dengan tiga kali kemenangan dan dua kali podium di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Hasil itu membawa Veda meraih posisi runner up di klasemen akhir Red Bull MotoGP Rookies Cup, dan mendapat golden ticket tampil di kejuaraan dunia Moto3.


"Kami ingin prestasi Veda menjadi motivasi buat pembalap lain di DIY supaya bisa melaju ke ajang internasional," cetus Arief. (ayu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pebalap muda #RBRC #GP Moto3 #prestasi #runner up #Veda Ega